
Pemilik mobil pikap memasang bendera Jolly Roger khas film One Piece di mobilnya. (Instagram)
JawaPos.com - Belakangan viral di media sosial pengibaran bendera One Piece menjelang peringatan HUT ke-80 RI. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengingatkan bahwa ada konsekuensi hukum atas tindakan tersebut.
Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menyampaikan bahwa sebentar lagi Indonesia akan genap berusia 80 tahun. Momen itu sekaligus menjadi peringatan perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa.
Budi Gunawan menyebut, momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa rakyat Indonesia mewarisi bangsa yang didirikan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.
Meski demikian, pejabat yang biasa dipanggil BG itu menyampaikan bahwa beberapa hari terakhir, pemerintah mencermati serius adanya provokasi dari sebagian kelompok untuk menurunkan marwah bendera perjuangan Indonesia.
Tindakan itu dilakukan dengan mengganti bendera merah putih dengan bendera simbol-simbol fiksi tertentu. Menurut dia, hal itu sangat memprihatinkan.
”Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghargai pengorbanan para pejuang dan pahlawan yang telah berkorban,” ujarnya.
BG menyatakan, bendera merah putih adalah hasil perjuangan kolektif para pendahulu bangsa.
Sebagai bangsa besar yang menghargai sejarah, lanjut dia, sepatutnya seluruh masyarakat Indonesia menahan diri untuk terlibat dalam provokasi menggunakan simbol-simbol yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa.
Dia pun menyebut ada konsekuensi hukum bila masyarakat mengganti bendera merah putih dengan simbol lain.
”Ada konsekuensi pidana dari tindakan yang mencederai kehormatan bendera merah putih. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) menyebutkan setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara di bawah bendera atau lambang apa pun. Ini adalah upaya kita untuk melindungi martabat dan simbol negara,” tegasnya.
Lebih lanjut, BG menyampaikan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan hukum secara tegas dan terukur jika ada unsur kesengajaan dan provokasi. Tujuannya tidak lain untuk memastikan ketertiban dan kewibawaan simbol-simbol negara.
Dia pun mengimbau agar ekspresi kreativitas dalam peringatan hari kemerdekaan Indonesia tidak melanggar batas dan mencederai simbol negara.
”Sekali lagi, mari kita rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh rasa syukur dan juga harapan bahwa bendera tersebut akan terus berkibar selamanya di bumi pertiwi Indonesia,” tandasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
