
Korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali berhasil dievakuasi. (Basarnas)
JawaPos.com - Sejumlah korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dievakuasi ke Rumah Sakit Negara Jembrana. Hingga siang ini sudah ada 6 korban yang dibawa ke rumah sakit tersebut. Untuk mengantisipasi kedatangan korban lainnya, pihak rumah sakit memutuskan mendirikan Posko Bencana.
”Rumah Sakit Negara sudah ada Posko Bencana yang terdiri atas petugas gabungan dari rumah sakit, BPBD, Polri, dan akan berjaga 24 jam untuk mengantisipasi kedatangan korban,” ungkap Kabid Pelayanan Medik Rumah Sakit Negara Jembrana Gusti Ngurah Putu Adnyana pada Kamis (3/7).
Ngurah memastikan bahwa Rumah Sakit Negara Jembrana akan membantu operasi kemanusiaan yang tengah dilakukan terhadap para korban tenggelamnya kapal tersebut. Karena itu, pihaknya bersiaga 24 jam untuk memberikan pertolongan medis dalam kesempatan pertama.
”Baik (untuk korban yang datang) dalam keadaan selamat yang membutuhkan pertolongan di rumah sakit dan korban meninggal yang memerlukan pelayanan identifikasi di kamar jenazah rumah sakit,” terang dia.
Sebanyak 6 korban yang sudah diterima oleh Rumah Sakit Negara Jembrana terdiri atas 2 korban selamat dan 4 korban meninggal dunia. Ngurah menyampaikan bahwa 2 korban selamat sudah mendapat penanganan medis dan telah diizinkan meninggalkan rumah sakit.
”Sampai siang ini kami di Rumah Sakit Negara menerima 2 korban selamat yang memerlukan perawatan di rumah sakit. Sudah kami lakukan perawatan itu 2 laki-laki, Dan saat ini kondisi korban yang selamat sangat baik dan sudah dikembalikan ke pos di Gilimanuk,” terang dia.
Sementara 4 jenazah korban yang diterima oleh Rumah Sakit Negara Jembrana, kata Ngurah, terdiri atas 2 laki-laki dan 2 perempuan. Pihaknya sudah melakukan visum luar terhadap 4 jenazah tersebut. Dari hasil identifikasi, 2 di antara 4 jenazah tersebut berhasil dikenali. Pihak keluarga sudah menghubungi pihak rumah sakit.
”Jadi, ada 2 jenazah yang sudah dikenali oleh keluarga dan sudah siap dievakuasi ke rumah masing-masing,” jelasnya.
Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya terjadi di Perairan Selat Bali pada Rabu tengah malam (2/7). Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali tersebut tenggelam dengan membawa 53 penumpang, 12 anak buah kapal (ABK), dan 22 kendaraan berbagai jenis. Kecelakaan terjadi beberapa saat setelah kapal memulai pelayaran.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
