Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 20.05 WIB

Erupsi Lagi, Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Naik Menjadi Level IV Awas, PMBG: Masih Ada Potensi Erupsi Lebih Besar

Situasi terkini Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT. (PVMBG) - Image

Situasi terkini Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT. (PVMBG)

JawaPos.com - Aktivitas vulkanis Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali meningkat signifikan. Pada Minggu (18/5) gunung yang berada di wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu erupsi. Tidak berselang lama, pada Senin dini hari (19/5) gunung tersebut kembali erupsi. 

”Kondisi terkini menunjukkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki telah dinaikkan dari Level III (siaga) menjadi Level IV (awas) akibat erupsi yang terjadi pada 18 Mei 2025 pukul 20.00 WITA,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari. 

BNPB telah mendapat informasi dari Pemerintah Kabupaten Flores Timur. Mereka memutuskan untuk menetapkan status tanggap darurat. Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer, serta sektor barat–timur laut sejauh 7 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Merujuk keterangan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah terjadi sejak pukul 11.29 WITA. Kemudian erupsi kembali terekam pada pukul 13.47 WITA dan terus terjadi hingga malam dan dini hari tadi. 

”Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 3.000 hingga 5.500 meter di atas puncak gunung atau sekitar 7.000 meter dari permukaan laut. Kolom letusan teramati berwarna kelabu pekat dan mengarah ke beberapa titik di sekitar lereng gunung,” tulis PVMBG dalam keterangan resmi.  

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki disertai suara gemuruh dengan intensitas lemah hingga sedang. Suara itu terdengar dari pos pemantauan terdekat. Sampai saat ini, aktivitas erupsi masih terus berlangsung. Material abu dilaporkan keluar secara terus-menerus melalui hembusan. 

”Menandakan aktivitas vulkanik yang belum stabil. Warga di sekitar gunung diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang serta lembaga pemantauan gunungapi,” kata PVMBG. 

Berdasar data visual, PVMBG melihat perubahan yang sangat signifikan. Kemudian hasil pengamatan secara instrumental menunjukkan adanya perubahan pada amplitudo tremor erupsi yang membesar sehingga potensi terjadinya erupsi yang lebih besar dari sebelumnya dapat terjadi. 

”Hasil analisis visual dan instrumental menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih tergolong tinggi. Oleh karena itu, tingkat aktivitas gunungapi ini dinaikkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada pukul 20.00 WITA,” terang PVMBG. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore