Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Mei 2023 | 14.59 WIB

Jelang Pilpres 2024, Banyak Pemilih Pemula yang Belum Punya E-KTP

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto - Image

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta menyebutkan bahwa berdasarkan pencermatan daftar pemilih sementara terdapat banyak pemilih pemula di Sleman yang belum memiliki KTP elektronik atau e-KTP, dikutip dari ANTARA.

"Kami berharap KPU Sleman dapat segera berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Sleman untuk memastikan memfasilitasi penerbitan KTP-el bagi pemilih pemula," kata Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar di Sleman, Minggu (30/4) malam kemarin.

Baca Juga: Akadiusz Milik Gagal Eksekusi Penalti, Juventus Cuma Bisa Main Imbang lawan Bologna

Menurut dia, fasilitas tersebut sangat penting agar pada hari pemungutan suara Pemilu 2024 seluruh pemilih pemula telah memiliki KTP-el.

"Selain banyaknya jumlah pemilih pemula yang belum memiliki KTP-el serta pemilih di lokasi khusus, pendataan di lokasi khusus juga perlu mendapat perhatian," katanya.

Ia mengatakan terkait pendataan pemilih di lokasi khusus, saat ini telah ditetapkan sebanyak 7.315 orang pemilih di lokasi khusus dengan 34 TPS.

Baca Juga: PSS Sleman Gaet Kiper Timnas Filipina Anthony Pinthus, Pernah Memperkuat Grasshoppers

"Pemilih di lokasi khusus ini terdapat di 22 tempat, sebagian besar adalah perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah Sleman," katanya.

Arjuna mengatakan 22 perguruan tinggi tersebut meliputi UGM Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga, UPN Veteran, Universitas Sanata Dharma, Universitas Atma Jaya, Universitas Kristen Immanuel.

"Kemudian Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas Proklamasi 45, Universitas Respati, dan Universitas Jenderal A Yani," katanya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Diyakini Bakal Menang di Semarang

Ia mengatakan Bawaslu Sleman berharap pendataan atau penambahan jumlah pemilih di lokasi khusus juga masih dibuka dan dimungkinkan oleh KPU Sleman.

"Karena bila melihat data pemilih lokasi khusus yang ada saat ini jumlahnya masih relatif kecil bila dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang sedang kuliah di Sleman saat ini," katanya.

Rapat pleno penetapan DPS di Kabupaten Sleman yang diselenggarakan KPU Kabupaten Sleman pada 5 April 2023 ditetapkan jumlah pemilih untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Sleman sebanyak 850.838 orang pemilih yang tersebar di 3.446 TPS.

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, Pakar Nilai Fasilitas Mudik Gratis Perlu Ditambah

Jumlah tersebut terdiri atas 413.026 pemilih laki-laki dan 437.812 pemilih perempuan.

Selain berisi data pemilih dari Sleman, jumlah pemilih di DPS ini juga berisi data pemilih dari luar Sleman, karena merupakan gabungan antara daftar pemilih lokal dengan daftar pemilih yang ada di lokasi khusus.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore