Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2025 | 22.19 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Status Jadi Awas, Sebelumnya 43 Kali Gempa Letusan, 987 Gempa Hembusan, dana 338 Gempa Harmonik

Gunung Lewotobi erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik / Sumber : Antara - Image

Gunung Lewotobi erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik / Sumber : Antara

JawaPos.com - Sebelum naik status menjadi Level IV Awas pada Kamis (13/2), Gunung Lewotobi Laki-Laki mencatatkan beberapa kali guncangan gempa. Selama periode 5-13 Februari 2025, terjadi peningkatan gema letusan, gempa hembusan, maupun gempa harmonik. Semua tercatat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Lewotobi Laki-Laki cukup tinggi. Yakni 43 kali gempa letusan, 987 kali gempa hembusan, 388 kali gempa harmonik, serta beberapa jenis gempa lainnya yang menunjukkan adanya suplai magma dan peningkatan tekanan dari dalam gunung. 

”Cahaya pijar yang terlihat samar di malam hari di sekitar puncak juga mengindikasikan adanya pergerakan lava menuju permukaan,” Ungkap dia pada Jumat (14/2). 

Lonjakan aktivitas kegempaan yang terjadi semakin memperkuat indikasi bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki berada dalam fase kritis. Berdasar data telah terjadi peningkatan mendadak gempa vulkanik pada Selasa (11/2) pukul 22.00 WITA, kemudian berlanjut hingga Kamis (13/2) pukul 00.00 WITA dan masih terus berlangsung.

”Dengan adanya tren peningkatan aktivitas vulkanik ini, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari otoritas terkait,” ujarnya.

Berdasar data, enam desa yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki terdiri atas Desa Nobu, Dolipoli, Plalantolo, Lokengjaya, Boru, dan  Nawokteo. Selain itu, Dusun Kampung dan Dusun Kondor juga berada di daerah rawan terdampak erupsi gunung tersebut. Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) warga yang tinggal di daerah tersebut diminta kembali mengungsi. 

”Pemerintah Kabupaten Flores Timur meminta warga yang telah kembali ke enam desa dalam Kawasan Rawan Bencana untuk segera mengungsi kembali ke posko atau mencari tempat aman secara mandiri,” terang Abdul Muhari.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore