
Calon penumpang bersiap menaiki Kereta Api Bangunkarta jurusan Jakarta-Jombang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (30/4/2022). Pada H-2 Lebaran ini Stasiun Pasar Senen terdapat 28 KA beroperasi, 2 KA di antaranya merupakan KA tambahan. Volume pe
JawaPos.com – Pergerakan masyarakat selama masa Lebaran 2023 diprediksi mencapai 123,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 14,2 persen dibandingkan dengan prediksi pergerakan masyarakat di periode yang sama tahun lalu yang mencapai 85,5 juta orang.
Prediksi itu berdasar hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, melihat potensi pergerakan masyarakat yang begitu tinggi pada masa mudik tahun ini, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Baik berupa penyiapan sarana prasarana transportasi, aspek keselamatan, dan manajemen rekayasa lalu lintas. Termasuk kebijakan lainnya.
"Ini kami lakukan agar penyelenggaraan mudik tahun ini dapat berjalan dengan selamat, aman, dan terkendali," ucap Budi Karya Sumadi kemarin (7/3).
Menurut Budi, ada beberapa faktor yang mengakibatkan tingginya potensi pergerakan masyarakat di masa mudik Idul Fitri 1444 Hijriah. Di antaranya, tidak adanya pembatasan perjalanan dan persepsi positif dari masyarakat pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022. Termasuk perekonomian yang semakin membaik. "Penanganan arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini sangat menantang," ujarnya.
Karena itu, pihaknya pun telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal tahun. Selain itu, evaluasi dari penyelenggaraan mudik serta Natal dan tahun baru sebelumnya menjadi bekal penting.
Puncak arus mudik, lanjut Budi, diperkirakan terjadi pada H-1 (Jumat, 21 April 2023). Diprediksi terjadi pergerakan sebesar 14,3 persen (17,7 juta orang). Namun, perjalanan pada arus mudik diprediksi mulai meningkat sejak H-3 (Rabu, 19 April 2023). Kemudian, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+2 (Selasa, 25 April 2023).
"Untuk pemilihan moda transportasi didominasi moda darat. Yaitu, mobil pribadi, sepeda motor, bus, dan kereta api," bebernya.
Sementara itu, VP Public Relation KAI Joni Martinus mengungkapkan, berdasar pantauan per 7 Maret 2023 pukul 08.00 WIB, tiket KA jarak jauh pada masa angkutan Lebaran 2023 terjual 250.687 tiket atau sekitar 24,4 persen dari total keseluruhan tiket yang disediakan sebanyak 1.02.8547 tiket. Yakni untuk keberangkatan pada periode 12–21 April 2023. "Jumlah tersebut masih akan bertambah. Sebab, penjualan masih terus berlangsung," terangnya. (gih/c17/ttg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
