
Dwiyanto Prihartono selaku Sekretaris Jenderal Aliansi Advokat Indonesia (antaranews.com)
JawaPos.com - Dwiyanto Prihartono selaku Sekretaris Jenderal Aliansi Advokat Indonesia mengimbau kepada seluruh pihak agar mempertahankan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan berdasar pada mekanisme yang ada.
Dilansir dari antaranews.com, Sabtu (23/2), Dwiyanto Prihartono menyatakan bahwa hasil Pemilu sesuai dengan mekanisme.
Sehingga harus dipertahankan serta dihindari upaya legitimasi, melalui berbagai cara manuver, termasuk salah satunya Hak Angket.
Menurut Dwiyanto Prihartono, pihak yang tidak puas dengan hasil sementara, harus tetap mengacu dan menjadikan proses hukum sebagai solusi utama dalam menyelesaikan selisih pada Pemilu.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan lembaga resmi yang telah dijelaskan di dalam undang-undang.
Oleh karena itu, perlu dirujuk tentang hasil Pemilu, yang saat ini masih belum diterbitkan hasil perhitungan finalnya.
Alhasil berdasar pada hukum dan etika politik, para Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dan semua yang terlibat di dalamnya harus menghormati ketentuan yang berlaku.
“Para capres dan cawapres, pendukung dan berbagai pihak terkait, khususnya yang terpengaruh hasil sementara KPU, harus pula menghormati proses yang sedang dilakukan serta hasil penghitungan KPU nanti," ujar Dwiyanto Prihartono.
Sedangkan, perhitungan suara oleh KPU masih dalam proses, yang diperkirakan selesai pada tanggal 20 Maret 2024.
Di Pemilu 2024 ini, Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga yudikatif yang memiliki tugas dari negara untuk menyelesaikan perselisihan hasil Pemilu.
Oleh karena itu, jika mengalami atau merasa keberatan dengan hasil KPU, terdapat mekanismenya sendiri.
Sehingga, tidak perlu adanya upaya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, agar tidak timbul berbagai macam permasalahan.
"Jadi, segala sesuatu yang bersifat protes atas hasil penghitungan atau apapun itu tentu harus menunggu hasil KPU dan juga terlebih dahulu harus melalui proses penyelesaian di Mahkamah Konstitusi," ujar Dwiyanto Prihartono.
Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa jangan sampai kepentingan kelompok tertentu menjadi langkah yang membuat salah paham dan membuat Pemilu 2024 seolah bermasalah dan tidak memiliki legitimasi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
