
Setelah sempat terkatung-katung, jemaah umrah asal Banyuwangi akhirnya dipastikan bisa diberangkatkan ke Tanah Suci pada Senin besok (18/12). / Sumber: Radar Banyuwangi/ Budi
JawaPos.com - Seratus jamaah umrah asal Banyuwangi yang sempat terkatung-katung di Surabaya akhirnya mendapatkan kejelasan keberangkatan.
Diketahui sebelumnya, Jemaah mendaftar melalui agen travel umrah PT Alatab Group. Semua jamaah telah melakukan pembayaran dan melunasi biaya umrah sebesar Rp32 juta.
Sesuai jadwal, seharusnya ratusan jemaah akan diberangkatkan menuju Jeddah dari Bandara Juanda Surabaya pada Rabu (13/12) pukul 13.00.
Namun,menurut Suhariyanto, begitu sampai di terminal bandara, terdapat informasi gagal terbang karena tiket pesawat
Kemudian, semua jemaah umrah diangkut menggunakan bus untuk bermalam di Hotel Sinar 2 Surabaya. Keberangkatan mereka ditunda pada penerbangan Kamis (14/12).
Sayangnya, hingga pukul 19.00 WIB, janji tersebut hanya sekadar janji dan nasib jemaah semakin tidak ada kejelasan.
Sampai Jumat (15/12) malam, mereka terkatung-katung menunggu tanpa ada kejelasan dari pihak travel.
Hingga pada akhirnya mereka mendapatkan kepastian akan diberangkatkan lewat travel umrah lain. Hal ini didapat setelah jemaah dikumpulkan oleh tour leader, Jumat (15/12).
Salah seorang jamaah yang enggan disebutkan namanya melaporkan jika nasib 100 jemaah umrah asal Banyuwangi mulai mendapatkan kejelasan.
”Kami tetap berangkat, tapi bukan dengan agen travel Alatab. Kami berangkat lewat agen travel lain,” ungkap jemaah asal Tegaldlimo ini.
Koordinator tour leader Muhtadi langsung bermusyawarah dengan seluruh jemaah di Hotel Sinar 2 Surabaya dan tetap memberangkatkan jemaah ke Tanah Suci.
”Rencananya kami diberangkatkan pada hari Senin tanggal 18 Desember,” jelas lelaki yang berangkat bersama istrinya itu.
Sebanyak 70 jemaah akan diberangkatkan oleh PT Kubah Hijau, sementara 30 orang lewat agen travel lain.
”Kami bersyukur, akhirnya bisa menunaikan ibadah umrah. Meskipun sempat tertunda, yang penting sudah ada solusi,” ungkapnya.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) kantor Kemenag Banyuwangi, Zaenal Abidin mengaku akan menertibkan cabang penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah (PPIHU) yang tidak memiliki izin di Banyuwangi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
