Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 02.43 WIB

Viral Peningkatan Wabah Pneumonia di Tiongkok, Menkes Sebut Bukan Virus Baru Seperti Covid-19

Tiongkok tengah dilanda wabah Penemonia. Wabah itu menyebar di Beijing dan Kota Liaoning.

JawaPos.com - Tiongkok kembali dihebohkan dengan wabah pneumonia yang menyerang anak-anak. Namun, berdasarkan penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan kalau lonjakan kasus pneumonia di Tiongkok bukan disebabkan virus baru. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan virus yang menyebabkan wabah di Tiongkon tidaklah baru seperti Covid-19. Namun, kondisi dan lingkungan masyarakat Tiongkok yang menyebabkan patogen tersebut hidup kembali.

“Jadi bukan sesuatu yang baru seperti COVID atau Ebola,” kata Budi ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan dilansir dari Antara, Rabu (29/11).

Untuk mencegah penyebarannya, ungkap Budi, setiap negara pun diminta memperketat upaya pencegahan. Sehingga lonjakan kasus seperti di Tiongkok tidak perlu terjadi.

Terlebih, obatnya sudah ada. "Cara deteksinya juga sudah ada,” kata Budi.

Lebih lanjut Budi mengarahkan agar orang tua lebih memerhatikan dan memastikan anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang baik. Caranya, perhatikan asupan makanan anak. 

“Pastikan makannya anak-anak cukup untuk menghadapi virus dan bakteri itu kan yang penting daya tahan tubuhnya baik,” kata Budi.

Berdasarkan data WHO, penyakit pneumonia secara nasional pertama kali dilaporkan oleh Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok pada 13 November 2023. Tercatat 205 klaster influenza dalam seminggu, yang dimulai pada 13 November.

Pasien dengan pneunomia memiliki gejala seperti demam, kelelahan dan batuk. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan kematian.

Peningkatan kasus pneumonia ini dikaitkan dengan infeksi penyakit pernapasan dengan peredaran patogen yang diketahui, terutama influenza, serta pneumonia mikoplasma, virus pernapasan syncytial, rhinovirus, adenovirus, serta COVID-19. Selain itu, datangnya musim dingin pertama di Tiongkok sejak negara itu mencabut kebijakan nol Covid-19, hampir setahun yang lalu.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore