
Bus listrik saat mulai diuji coba di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Surabaya.
JawaPos.com –Uji coba perdana bus listrik dilakukan di sepanjang rute Terminal Purabaya-Rajawali, Surabaya, pada Selasa (7/11). Uji coba perdana tersebut dilakukan pasca penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan PT Calista Nusa Armada.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Tundjung Iswandaru menyebutkan, saat ini Kota Surabaya konsen terhadap penggunaan angkutan massal. Meski dilakukan bertahap, gebrakan transformasi untuk mendorong percepatan energi ke energi baru terbarukan (EBT) harus segera dimulai.
”Kami sedang berusaha menciptakan transformasi ke energi listrik, sehingga dengan demikian harapannya dapat mengurangi polusi. Sekaligus mendukung upaya zero carbon di Indonesia,” kata Tundjung.
Menurut Tundjung, percepatan transformasi energi dilatarbelakangi evaluasi penggunaan bahan bakar dan biaya operasional bus di Surabaya. Selain aspek biaya operasional yang lebih terjangkau, bus listrik memiliki berbagai keunggulan lain dibandingkan bus beremisi karbon.
”Bus listrik mampu beroperasi tanpa bunyi dan getaran. Kedua, dalam sekali pengisian daya, memungkinkan menempuh jarak 250-400 km,” papar Tundjung Iswandaru.
Selain itu, lanjut dia, bus tersebut memiliki fitur telematika dan pemantauan jarak jauh. Artinya, operator dapat memantau performa, melacak lokasi bus, serta memeriksa status baterai.
Di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), tempat uji coba buslistrik bermula, telah terpasang charging sebagai pengisi daya bus dengan ukuran cukup besar. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berharap bus listrik selama satu hari dapat melayani secara penuh, meskipun ketika sore hari harus di-cas.
”Adanya uji coba ini untuk memastikan kesiapan bus listrik dalam beroperasi, sekaligus mengantisipasi kalau terdapat kendala, terutama berkaitan dengan musim hujan,” ucap Tundjung Iswandaru.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
