Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 23.57 WIB

Maksimalkan Penanganan Karhutla, Kalteng Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (Kalteng.go.id) - Image

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (Kalteng.go.id)

JawaPos.com - Nampaknya kabut asap akibat Karhutlan semakin memprihatinkan, bahkan pemerintah hingga negara tetangga ikut menyoroti hal ini.

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya menaikan status menjadi tanggap darurat tetapkan status tanggap darurat, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama 10 hari di wilayahnya.

Penetapan tersebut dimulai sejak 6 -15 Oktober 2023, guna memaksimalkan penanganan karhutla di wilayah kalteng.

"Terhitung mulai 6 Oktober sampai 15 Oktober 2023 status siaga darurat dinaikkan menjadi tanggap darurat, setelah itu kita evaluasi lagi sambil melihat perkembangan," ujar Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran di Palangka Raya, Jumat (6/10).

Sejak ditetapkan status tersebut, dia juga menginstruksikan seluruh kepala daerah, Bupati dan Wali Kota agar tidak meninggalkan wilayah karhutla hingga padam.

"Kepala daerah yang wilayahnya terjadi karhutla masif, saya instruksikan tidak boleh meninggalkan tempat," kata Sabran.

Dia menjelaskan bahwa keputusan menetapkan status tanggap darurat tersebut, mengacu pada perkembangan kondisi di lapangan.

Termasuk pada status penetapan tanggal darurat di wilayah-wilayah Kabupaten dan Kota, diantaranya Kotawaringin Timur dan Palangka Raya.

Sabran mengatakan, untuk jangka waktu status tanggap darurat dapat diperpanjang atau dipersingkat, akan dilihat sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan penanganan bencana di lapangan.

Dalam menangani bencana tersebut, Pemprov Kalteng telah menyiapkan anggaran Rp 110 Miliar yang merupakan alokasi biaya tak terduga (BTT) terkait dengan penetapan status tanggap darurat karhutla itu.

Penggunaan anggaran tersebut seperti untuk penambahan jumlah personel yang melakukan pemadaman, maupun sarana prasarana guna menuntaskan penanganan karhutla itu.

"Dimanfaatkan dana BTT dengan baik untuk mengoptimalkan penanganan karhutla," ujar Sabran.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore