Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 September 2023 | 00.52 WIB

Jelang Purnatugas, Ganjar Mendapat Apresiasi dari Komunitas Difabel

SALAM PERPISAHAN: Ganjar Pranowo menerima kunjungan Komunitas Sahabat Difabel Semarang kemarin (2/9) menjelang akhir masa jabatan gubernur Jawa Tengah. - Image

SALAM PERPISAHAN: Ganjar Pranowo menerima kunjungan Komunitas Sahabat Difabel Semarang kemarin (2/9) menjelang akhir masa jabatan gubernur Jawa Tengah.

JawaPos.com - Menjelang purnatugas sebagai gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima kunjungan puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Sahabat Difabel Semarang kemarin (2/9). Mereka memberikan persembahan terakhir dan salam perpisahan sebelum Ganjar purnatugas sebagai gubernur. Mereka juga berterima kasih karena selama 10 tahun memimpin, Ganjar telah menciptakan inklusivitas di Jawa Tengah.

"Hari ini kami menghadiri perpisahan bersama Pak Ganjar," kata Noviana Dibyantari, pendiri Komunitas Sahabat Difabel dan Rumah Difabel Semarang. ”Karena selama 10 tahun ini kami memang bermitra dengan Pemprov Jawa Tengah,” tambahnya.

Dia menjelaskan, selama ini Ganjar selalu memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas dalam perencanaan dan penetapan kebijakan di Jawa Tengah. Ganjar memberi ruang untuk terlibat dalam musrenbang, mulai tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

"Dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan penetapan kebijakan, kami juga dilibatkan," ucapnya. Menurut dia, sudah mulai terlihat bahwa penyandang disabilitas bukan charity concept, tetapi persamaan hak asasi manusia. "Kesetaraan dan inklusivitas itu selalu didengungkan Pak Ganjar, di mana pun beliau menyampaikan kebijakan-kebijakannya," terangnya.

Sementara itu, Ganjar mengatakan, perkenalan dengan para penyandang disabilitas sudah berlangsung cukup lama. Pertemuan yang dilakukan juga cukup intens. Bahkan, dia mengaku belajar banyak dari komunitas difabel untuk membangun inklusivitas.

Ganjar paham bahwa apa yang dilakukan selama ini belum sempurna. Namun, sejauh ini, semua pihak sudah bersama-sama menapaki perubahan. Semua makin tahu arti inklusif. "Apa sih yang diharapkan, hanya satu kok. Kesetaraan," tuturnya.

Dia melanjutkan, Pemprov Jawa Tengah senang karena penyandang disabilitas sering terlibat dalam penyusunan RAPBD. Dalam forum-forum musrenbang, mereka juga selalu hadir. "Jadi, kita belajar dari mereka," ungkapnya.

Seperti diketahui, Ganjar bakal melepas jabatannya sebagai gubernur pada 5 September. Sebagai gantinya, pemerintah akan menunjuk Inspektur Utama Setjen DPR Nana Sudjana sebagai penjabat (Pj) gubernur Jawa Tengah. (wan/c18/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore