
Sebanyak 300 lebih dalang di seluruh Indonesia menyampaikan terimakasih kepada Ganjar Pranowo yang akan purna tugas jadi Gubernur Jawa Tengah di Pendopo Saestu, Klaten, Sabtu (2/9).
JawaPos.com - Sebanyak 300 lebih dalang di seluruh Indonesia mementaskan lakon 'Wahyu Keprabon' dalam satu panggung di Pendopo Saestu, Klaten, Sabtu (2/9) malam. Pagelaran ini sebagai ungkapan terimakasih kepada Ganjar Pranowo, jelang purna tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah.
Lakon Wahyu Keprabon mengisahkan Gatotkaca kecil digembleng di kawah candradimuka, sehingga pada masa dewasanya menjadi ksatria dan diangkat menjadi ratu atau raja Pringgodani.
Pagelaran diawali dengan penyematan ikat kepala dari para dalang kepada Ganjar. Hal itu menandakan jalinan ikatan yang erat antara Ganjar dan para dalang.
Ganjar Pranowo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para dalang dalam pementasan Wahyu Keprabon.
"Iya, saya berterimakasih ada sekitar 300 dalang yang pentas malam ini. Tadi anak kecil, anaknya yang juga ikut mendalang. Ini menjadi permulaan hang sangat bagus," kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (3/9).
Ganjar juga turut meresmikan Joglo Saestu yang berlokasi di Desa Karanglo, Klaten Selatan. Joglo Saestu digagas dan didirikan oleh Nanang Marjiyanto, politikus PDI Perjuangan yang juga Ketua Forum Seni dan Budaya Indoesia.
"Jadi, ini salah satu apresiasi kepada seniman terutama seniman wayang. Tentu ini permulaan yang sangat bagus yang kita harapkan," ucap Ganjar.
Menurutnya, Joglo Saestu bisa menjadi ruang bagi seluruh elemen kesenian, baik tradisional maupun modern.
"Saya berharap seniman besar bisa hadir, bisa menjadi coach bagi yang muda. Bisa juga jadi tempat festival karena tempatnya cukup luas cukup bagus. Sehingga seni budaya daerah bisa berkembang. Kalau kemudian ditemukan debgan teknologi akan lebih maju, kesenian dari daerah bisa mendunia," ujar Ganjar.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Seniman Dalang Indonesia, Ki Gondo Wartoyo mengatakan, Ganjar Pranowo telah memberikan perhatian lebih terhadap wayang kulit dan kesenian lainnya, selama menjabat Gubernur dua periode. Karena itu, 300 lebih dalang di antaranya dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali dan Batam menggelar pertunjukan semalam suntuk.
"Ini pagelaran kolaborasi wayang kulit, wayang orang dan wayang golek. Kami persembahkan sebagai rasa maturnuwun (terimakasih) kepada Pak Ganjar, dan doa kami sebagai beliau bisa mengemban tugas selanjutnya (jadi Presiden)," ungkap Wartoyo.
Menurutnya, politikus berambut putih itu telah tuntas menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur di Jawa Tengah dengan baik.
"Perhatiannya terhadap seni dan budaya sangat luar biasa. Saat pandemi Covid-19 beliau membuat ruang bagi seniman untuk tetap berkarya. Selain itu juga ada bantuan gamelan ke desa dan kelompok seni. Ini luar biasa," pungkas Wartoyo.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
