
Photo
JawaPos.com - Sifat dermawan Muhammad Amir Althaf Habibi, bocah yang masih duduk di kelas IV Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Cendekia Palembang ini patut ditiru. Di usianya yang masih belia, dia mampu berkurban dengan menabung uang jajan di celengan.
Anak pertama dari pasangan Kusnadi Lisa Purnama dan Retno Dwi Ambarwulan, warga Suka Mulya Raya Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, itu menyatakan sudah lama berniat berkurban. Untuk merealisasikan naitnya, dia lalu rutin menabung di celengan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Amir rajin menabung di celengan yang dibelikan orang tuanya. Setiap hari, ia selalu menyisihkan uang jajan Rp1.000 atau Rp2.000.
Sedikit demi sedikit, tabungannya terus bertambah. Tabungannya meningkat drastis, saat Idul Fitri.
"Tabungan saya sudah lama. Kalau ada uang pasti saya menabung. Apalagi kalau hari raya Idul Fitri, saya pasti menabung di celengan. Kalau lebaran ada THR, jadi bisa menabung lebih banyak," ujar Habibi menceritakan caranya mengumpulkan uang untuk membeli hewan kurban, Selasa (28/7).
Karena sudah cukup lama menabung, dia pun membongkar celengannya. Saat tabungan di bongkar, tak hanya koin Rp1.000 atau uang pecahan kertas Rp1.000 dan 2.000 saja yang ditemukan. Tapi juga ada pecahan Rp5.000, Rp10.000, Rp50.000 dan bahkan Rp100.000.
"Alhamdulillah, saat tabungan dipecahkan. Cukup buat beli kambing kurban untuk Idul Adha tahun ini," ujar Habibi semringah.
Habibi yang sejak awal memang sudah punya niat menggunakan uang tabungannya untuk berkurban, tanpa pikir lagi langsung meminta kedua orangtuanya untuk membeli kambing kurban standar dengan harga Rp1.975.000.
Melalui Sahabat Juang Indonesia (SJI) yang kemudian diteruskan ke Dompet Dhuafa Sumsel yang punya program Tebar Hewan Kurban, Habibi membeli satu ekor kambing kurban.
Kambing kurban atas nama Habibi ini, nantinya bakal disalurkan ke Sungai Rengas, Gandus, Palembang.
"Habibi ini, anak pertama. Tabungan cukup beli satu ekor kambing kurban, sementara adiknya Nayra Sabila Ilma tahun ini ikut sedekah daging kurban," kata ibu Habibi, Retno Dwi Ambarwulan.
Di tempat yang berbeda, Founder Sahabat Juang Indonesia (SJI) Aryadi Ali Usman, mengungkapkan, tak hanya kambing atas nama Habibi yang dipercayakan SJI ke Dompet Dhuafa Sumsel untuk disalurkan ke dhuafa dan daerah lain yang membutuhkan, ada juga dua kambing pekurban lainnya.
"Ada tiga kambing kurban yang kita percayakan ke Dompet Dhuafa Sumsel untuk disalurkan. Satu kambing premium dan dua lagi kambing standar," ungkap ustadz muda asal Ogan Ilir ini.
Salah satu kambing kurban standar tadi atas nama Habibi. Kambing kurban itu, dibenarkan Ustadz Ary memang dari hasil ia membongkar celengan miliknya.
"Bahkan tak hanya Habibi, adiknya Nayra Sabila Ilma juga sebenarnya punya niat berkurban. Tapi karena uangnya belum cukup beli hewan kurban, jadi tahun ini Nayra ikut sedekah kurban dulu," kata dia.*

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
