Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2020 | 19.39 WIB

Soal Krisis Ekonomi dan Kesehatan, Jokowi: Gas dan Rem Harus Seimbang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam mengelola manajemen krisis di tengah pandemi virus Korona atau Covid-19 haruslah seimbang. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengibaratkan ‎rem dan gas.

"Dua duanya harus sembibang untuk bisa menghadapi virus Korona ini. Baik itu urusan ekonomi dan kesehatan. Tidak bisa kita gas di urusan ekonomi tetapi kesehatannya menjadi terabaikan. Tidak bisa juga kita konsentrasi penuh di urusan kesehatan tetapi ekonominya menjadi sangat terganggu," ujar Jokowi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6).

Mencontohkan gas dan rem ini yang selalu Jokowi sampaikan kepada kepala daerah dalam setiap rapat bersama dalam menghadapi Covid-19 ini. Sehingga yang berkaitan ekonomi dan kesehatan kedua-duanya haruslah seimbang.

"Ini harus pas betul. Ada keseimbangan sehingga semuanya dapat dikerjakan dalam waktu yang bersamaan," katanya.

Selain itu, Jokowi mendapatkan iformasi bahwa krisis ekonomi global itu benar-benar nyata dan semua merasakannya. International Monetary Fund (IMF) menyampaikan memprediksi bahwa tahun 2020 amerika akan pertumbuhan ekonominya akan -8, Jepang akan -5,8 persen, Inggris akan -10,2 persen. Perancis akan -12,5 persen. Itali akan -12,8 persen, Spanyol akan -12,8 persen. Jerman -7,5 persen.

"Artinya demand nanti akan terganggu. Kalau demand terganggu supplynya akan ikut terdampak. Kalau supplynya terganggu artinya produksi juga akan terkena imbas. Artinya demand supply produksi semuanya rusak dan terganggu," ujar Jokowi.

Karena itu, ia meminta kepada semua kepala daerah di Jawa Timur yang hadir agar bisa seimbang dalam proses mengendalikan Covid-19. Karena selain urusan kesehatan tetapi kita juga memiliki masalah yang lain yaitu urusan ekonomi.

"Indonesia 1,5 bulan lalu saya telpon kepada IMF Ibu Grace Talina dan dia mengatakan bahwa betul-betul dunia global berada pada posisi krisis ekonomi yang tidak mudah yang lebih berat daripada depresi tahun 1930," pungkasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=ds28ldoHrdI

https://www.youtube.com/watch?v=mZb8Vp9e3oM

https://www.youtube.com/watch?v=J-k2BQg3eCc

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore