
Warga berbelanja kebutuhan di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (20/5/2020). Warga mulai ramai berbelanja langsung di sejumlah pasar tradisional di Jakarta guna memenuhi kebutuhan jelang Lebaran meskipun masa PSBB Jakarta diperpanjang hingga
JawaPos.com - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19 sepertinya tidak diindahkan oleh masyarakat. Bahkan, para tenaga medis pun geleng-geleng kepala melihat masyarakat yang tidak mematuhi kebijakan physical distancing dengan memposting tagar #IndonesiaTerserah di media sosial.
Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna mengatakan bahwa ulah masyarakat yang tidak patuh tersebut di karenakan sifat warga Indonesia yang memang susah untuk diatur. Hal itu pun mempengaruhi penerapan dan kesuksesan dari PSBB.
"Boro-boro disiplin, orang Indonesia lebih banyak buat aturan sendiri daripada mendengarkan dan mentaati aturan pemerintah. Faktor budaya, faktor sikap mental kita yang senengnya dari dulu buat aturan sendiri," terangnya ketika dihubungi JawaPos.com, Kamis (21/5).
Kemudian adanya momen lebaran pun juga menjadi faktor masyarakat tetap nekat keluar rumah. Pasalnya, ketika bulan Ramadan biasanya masyarakat sering menjadikannya sebagai momen kumpul keluarga atau teman serta membeli pakaian baru.
"Jadi di situ masalahnya, terjadinya bentuk-bentuk kegiatan yang diluar aturan itu karena ada persoalan kultural," tambahnya
Namun, apabila momen ini sudah terlewat, ia meyakini bahwa masyarakat akan lebih patuh kepada kebijakan pemerintah. Namun, pemerintah pun harus lebih tegas dalam melakukan penindakan kepada para pelanggar yang tidak mematuhi aturan physical distancing.
"Lebaran kan kebiasaan kita pake baju baru. Kalau sudah lewat, berkurang, bisa diatur, ini karena mendekati pas lebaran," ujarnya.
Seperti diketahui, tagar #IndonesiaTerserah menjadi topik yang belakangan ini ramai dibicarakan oleh publik. Topik tersebut muncul di antaranya dibagikan oleh para tenaga medis yang seolah sudah terserah dengan segala sikap masyarakat yang cenderung seperti tidak lagi mempedulikan adanya pandemi Korona.
Topik itu sendiri menggema sejak Jumat (15/5) usai viral adanya kerumunan masyarakat saat penutupan McD Sarinah, keramaian di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta dan yang terbaru adalah masyarakat yang berbondong-bondong berbelanja di Mal CBD Ciledug.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=a-Oc1gnd9pU
https://www.youtube.com/watch?v=rfzm9AkRfCY
https://www.youtube.com/watch?v=30KB8B_SbxA

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
