Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Maret 2020 | 04.30 WIB

Satu PNS KKP Suspect Korona Sudah Ditangani Kemenkes

Menteri KKP Edhy Prabowo di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (7/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com) - Image

Menteri KKP Edhy Prabowo di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (7/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung bergerak cepat menangani seorang PNS Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang suspect virus korona.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP Agung Tri Prasetyo mengungkapkan, lembaganya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Kita bergerak cepat, Pak Menteri Kelautan dan Perikanan sudah menghubungi Menteri Kesehatan agar yang bersangkutan segera dilarikan ke rumah sakit rujukan,” kata Agung di Jakarta, Selasa (17/3).

Pihaknya berkomitmen untuk turut mencegah penyebaran wabah virus korona, terutama di lingkungan KKP. Bahkan, sejak Minggu 15 Maret 2020, Menteri KKP Edhy Prabowo sudah mengeluarkan kebijakan agar jajarannya meningkatkan kewaspadaan.

Melalui surat edaran bernomor B.181/SJ/KP.620/III/2020, terdapat sejumlah ketentuan pemberlakuan sistem kerja di lingkungan KKP, seperti anjuran bekerja dari rumah serta peniadaan atau pembatalan kunjungan ke daerah dan luar negeri.

Agung menuturkan, kondisi pegawai yang dimaksud memang perlu penanganan medis segera. Namun belum bisa dipastikan apakah positif atau negatif COVID-19.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Kami berharap rekan kami ini bisa segera pulih. Kami juga akan mendampingi keluarga yang bersangkutan," tuturnya.

Menurut Agung, KKP sudah menerapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus ini. Seperti penyemprotan disinfektan ke seluruh Gedung Mina Bahari I, II, III, dan IV. Kemudian, semua pintu masuk dan keluar gedung maupun ruangan dibiarkan terbuka.

Tujuannya, lanjut Agung, agar pegawai tidak menyentuh langsung pintu yang rentan akan penyebaran virus. Hand Sinitezer juga disebar ke banyak titik di setiap gedung.

Kendati melakukan tindakan pencegahan dengan memberlakukan sistem kerja dari rumah secara bergiliran, Agung memastikan pelayanan KKP tetap berjalan secara optimal.

“Pejabat eselon III ke bawah dapat bekerja dari rumah dengan tetap memperhatikan pelayanan publik masing-masing unit agar berjalan dengan baik dan dikoordinasikan oleh eselon I masing-masing,” pungkasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Fw0XbOz3pKY

https://www.youtube.com/watch?v=4OEKRg1x60c

https://www.youtube.com/watch?v=TEjrz-LVwDI

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore