Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Agustus 2019 | 03.12 WIB

Biar Dunia Tahu Indonesia Tak Cuma Punya Pram

Pramoedya Ananta Toer - Image

Pramoedya Ananta Toer

JawaPos.com - Pendudukan Israel melahirkan berbagai pengekangan berlapis-lapis kepada Palestina. Termasuk dalam soal berbahasa.

Penulis Adania Shibli merasakan langsung bagaimana dia harus ''berbicara" dalam keheningan. Tapi, tetap saja karya-karya pemenang dua kali penghargaan Qattan Young Writer's Award itu lantang berbicara.

''Kesunyian adalah bagian dari pengalaman orang-orang. Tapi, hilangnya kata-kata dan kegagapan juga menjadi peristiwa yang mendominasi,'' tutur penulis 45 tahun itu dalam pidatonya di Taman Ismail Marzuki (TIM) tadi malam (20/8).

Pidato penulis Keep Your Eye on the Wall: Palestinian Landscapes itu menandai pembukaan Jakarta International Literary Festival (JILF). JILF berlangsung lima hari, 20-24 Agustus.

Festival tersebut dihadiri 55 penulis, 26 penerbit, dan 21 komunitas sastra. Mereka berasal dari berbagai ne­gara dan benua.

Menurut Direktur JILF Yusi A. Pareanom, ide festival itu sejatinya digagas sejak tiga tahun lalu. ''Setelah merayu, meyakinkan, kadang agak mengancam juga, akhirnya bisa diselenggarakan,'' ujar Yusi yang langsung disambut gelak tawa para undangan.

Dia berharap festival tersebut bisa menjadi pelebur sekat-sekat yang kerap menghantui dunia sastra. Mengenalkan novelis-novelis berbakat dari berbagai negara, termasuk Indonesia. ''Jadi kalau ditanya novelis Indonesia siapa, jawabannya bukan Pram (Pramoedya Ananta Toer) lagi, Pram lagi,'' guyonnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore