Wisuda Lansia
JawaPos.com - Ada yang tak biasa dengan Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk Jumat (24/6). Kantor yang saban harinya digunakan untuk mengurus keperluan adiministrasi kependudukan, kini mendadak ramai dijejali warganya. Mereka bukan untuk mengurus keperluan administrasi, namun ingin menonton acara wisuda para lansia yang lulus sekolah.
Puluhan lanjut usia (lansia) dengan memakai toga lengkap terlihat duduk rapi di kursi. Satu per satu mereka dipanggil oleh MC sesuai dengan nomor urut absen. Kemudian, lansia itu maju ke podium untuk diwisuda. Menariknya, yang mewisuda mereka bukan rektor dari perguruan tinggi. Namun, Bupati Marhaen Djumadi. Orang nomor satu itu mewisuda satu per satu lansia.
“Selamat kepada para wisudawan. Meski sudah lansia tetapi semangatnya luar biasa tinggi,” puji Kang Marhaen dikutip dari Radar Kediri, Sabtu (24/6).
Pujian tersebut memang pantas diberikan. Karena ada 45 wisudawan di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang diwisuda kemarin. Semua wisudawan berusia di atas 60 tahun. Bahkan, wisudawan tertuanya sudah berusia 93 tahun. Dia adalah Muntamah, lansia asal Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk.
Setelah diwisuda, Muntamah langsung memamerkan piagam penghargaan yang menyatakan telah lulus Sekolah Lansia Tangguh Strata Satu BKL ‘Bina Lansia’ Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Piagam penghargaan tersebut ditandatangani Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini.
“Belajar itu tidak ada kata terlambat,” ungkap Muntamah saat ditemui wartawan koran ini setelah diwisuda.
Meski usianya sudah sangat senja tetapi Muntamah memutuskan untuk mengikuti Selantang. Karena dengan belajar, dia mendapatkan banyak ilmu. Apalagi, keluarganya sangat mendukung. Bahkan, kemarin saat diwisuda, dia juga didampingi oleh Hermin Budiarti, 57, anak kedelapan Muntamah. “Alhamdulillah bisa wisuda,” ujar nenek dengan 32 cicit ini.
Terpisah, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini melalui Kabid Pembangunan Keluarga S. Kundariana mengatakan, Selantang adalah program dari BKKBN Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk. “Tujuan Selantang adalah memberikan wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku lansia tentang kesehatan, kehidupan sosial, dan lingkungan yang mendukung,” ujarnya.
Baca Juga: Bacok Warga Pakai Celurit, Dua Santri Ponpes di Jepara Ditetapkan Tersangka
Dengan Selantang, Kundariana berharap, pembinaan ketahanan keluarga lansia serta pemahaman tentang konsep Smart (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif) bisa meningkat. “Wisuda ini sebagai bentuk apresiasi kepada lansia yang telah lulus mengikuti Selantang,” ujarnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
