Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2018 | 15.00 WIB

Ingin Matanya Sembuh, Novel Mengaku Harus Mengobati Tiga Jam Sekali

dik Senior KPK, Novel Baswedan untuk pertama kalinya pasca insiden penyiraman air keras, kembali menjalankan salat subuh di Masjid Al Ikhsan, Jumat (23/2). Tampak Novel dikawal sejumlah personel Kokam. - Image

dik Senior KPK, Novel Baswedan untuk pertama kalinya pasca insiden penyiraman air keras, kembali menjalankan salat subuh di Masjid Al Ikhsan, Jumat (23/2). Tampak Novel dikawal sejumlah personel Kokam.

JawaPos.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku sampai saat iniakan tetap fokus terhadap penyembuhan mata kirinya yang harus mendapat perawatan serius.


Meski telah kembali ke Jakarta, Novel belum kembali bertugas melakukan penyidikan terhadap sejumlah korupsi yang ditangani KPK.


"Saya kira, saya fokus pengobatan dulu," kata Novel usai menjalani ibadah salat subuh di masjid Al Ikhsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (23/2).


Menurut Novel, dirinya setiap hari harus menjalani pengobatan selama tiga jam sekali untuk proses penyembuhan matanya.


Oleh karena itu, segala aktivitas lainnya belum bisa dikerjakan secara khusus.


"Tidak ingin bertemu (siapapun), saya fokus pengobatan memang sehari-hari pengobatan tiga jam sekali saya pakai obat," ungkap Novel.


Meski demikian, Novel meminta didoakan agar proses penyembuhan matanya bisa berjalan lancara.


"Ya saya mohon doanya saja," pungkas Novel.


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore