
Aktivitas penumpang KRL di Stasiun Serpong, Tangerang, Banten, Senin (22/3/2021). Pemerintah Pusat kembali memperluas cakupan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro ke beberapa daerah setelah pelaksanaan di 10 daerah dian
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah membatasi ruang gerak masyarakat dalam beraktivitas dan berpergian. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, pada Maret 2021 terjadi peningkatan pergerakan masyarakat.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, mulai ramainya pergerakan penduduk disebabkan oleh kehadiran vaksin Covid-19 dan program vaksinasi yang berlangsung dan terus dilakukan secara masif oleh pemerintah.
“Di bulan maret kalau kita lihat grafik, untuk mobilitas penduduk di rumah sudah mulai berkurang,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (1/4).
Menurutnya, adanya program vaksinasi yang dilakukan menimbulkan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat. Sehingga sudah tidak takut lagi untuk berpergian keluar rumah. "Mungkin karena sudah semakin banyaknya masyarakat yang divaksin,” ucapnya.
Pihaknya mencatat, sepanjang Maret masyarakat cenderung lebih banyak melakukan pergerakan di luar rumah menuju pusat perbelanjaan, kantor, hingga tempat rekreasi. Hal itu terlihat dari naiknya angka pertumbuhan ritel dan rekreasi meskipun masih ada zona negatif.
"Grafik perdagangan ritel belanja kebutuhan sehari-hari, lalu taman, tempat transit, dan tempat kerja mobilitas sudah mulai berani keluar, ditandai dengan pergerakan di perdagangan ritel, rekreasi meski masih negatif namun sudah meningkat,” ucapnya.
Dia melanjutkan, pergerakan penduduk di tempat belanja kebutuhan sehari-hari pun meningkat dari sebelumnya minus 5,1 persen pada bukan Februari menjadi positif 1,8 persen pada Maret 2021. Aktifitas di taman lum meningkat dari minus 25 persen menjadi minus 17,5 persen. Tempat kerja pin sudah meningkat dari minus 28 persen menjadi minus 25,6 persen.
“Untuk mobilitas di taman, di tempat transit dan tempat kerja meningkat meski di bawah rata-rata normal. Ini menunjukkan mobilitas penduduk di Maret sudah semakin berani keluar rumah, yang seharusnya meski sudah ada vaksin tetap menjalankan prokes," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=h4dfUX29MQ0

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
