
JawaPos.com – Harvey Mason Jr. akhirnya angkat bicara setelah BTS memutuskan tidak mengajukan karya mereka ke Grammy Awards tahun ini. Melalui pernyataan yang diunggah di media sosial resmi Grammy pada 30 Juli, Mason mengaku menyayangkan keputusan tersebut, namun tetap menghormati sikap yang diambil oleh grup asal Korea Selatan itu.
Dikutip dari dispatch, BTS tidak akan mengikuti proses pengajuan nominasi Grammy sebagai bentuk penolakan terhadap kategori baru "Best Asian Pop Music Performance".
Para anggota menegaskan bahwa mereka berharap musik dapat dinikmati dan diapresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan dibedakan menurut wilayah atau bahasa. Pernyataan itu memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pelaku industri musik internasional.
Harvey Mason Jr. menegaskan bahwa kategori baru itu tidak dibuat untuk memisahkan musisi Asia dari penghargaan utama. Menurutnya, Best Asian Pop Music Performance dibentuk untuk merayakan perkembangan, keragaman, dan kontribusi besar musik pop Asia di panggung global.
Ia menilai kategori tersebut merupakan bentuk perluasan apresiasi, bukan upaya membatasi ruang bagi artis Asia.
Mason juga menepis anggapan bahwa musisi yang masuk kategori Asian Pop otomatis kehilangan kesempatan bersaing di kategori utama seperti Album of the Year, Record of the Year, dan Song of the Year.
Ia menjelaskan bahwa artis tetap dapat mengajukan karya mereka di kategori genre sekaligus kategori umum selama memenuhi persyaratan yang berlaku. Dengan kata lain, menurut Recording Academy, kedua jalur tersebut dapat diikuti secara bersamaan.
Penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredam kritik. Sejumlah pihak menilai persoalan utamanya bukan terletak pada hak untuk mengikuti beberapa kategori, melainkan pada keputusan membagi musik berdasarkan kawasan.
Kritik semakin menguat karena kategori baru ini hadir ketika album terbaru BTS, "ARIRANG", disebut-sebut berpeluang menjadi kandidat kuat di kategori utama Grammy.
Bagi sebagian pengamat, langkah tersebut dikhawatirkan justru mengembalikan musisi Asia ke ruang kompetisi yang terpisah dari arus utama.
Recording Academy menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan masukan dari komunitas musik dunia. Grammy menyatakan ingin menjadi ajang yang menghargai seluruh musisi tanpa memandang bahasa maupun asal geografis, serta akan terus berupaya memperluas pengakuan terhadap karya-karya yang memberi dampak bagi industri musik global.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
