Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 17.19 WIB

Usai BTS Menolak Ajukan Nominasi, CEO Grammy Jelaskan Tujuan Kategori Best Asian Pop Music Performance

Gambar utama - Image
BTS (x @chartdata)

JawaPos.com – Harvey Mason Jr. akhirnya angkat bicara setelah BTS memutuskan tidak mengajukan karya mereka ke Grammy Awards tahun ini. Melalui pernyataan yang diunggah di media sosial resmi Grammy pada 30 Juli, Mason mengaku menyayangkan keputusan tersebut, namun tetap menghormati sikap yang diambil oleh grup asal Korea Selatan itu.

Dikutip dari dispatch, BTS tidak akan mengikuti proses pengajuan nominasi Grammy sebagai bentuk penolakan terhadap kategori baru "Best Asian Pop Music Performance".

Para anggota menegaskan bahwa mereka berharap musik dapat dinikmati dan diapresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan dibedakan menurut wilayah atau bahasa. Pernyataan itu memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pelaku industri musik internasional.

Harvey Mason Jr. menegaskan bahwa kategori baru itu tidak dibuat untuk memisahkan musisi Asia dari penghargaan utama. Menurutnya, Best Asian Pop Music Performance dibentuk untuk merayakan perkembangan, keragaman, dan kontribusi besar musik pop Asia di panggung global.

Ia menilai kategori tersebut merupakan bentuk perluasan apresiasi, bukan upaya membatasi ruang bagi artis Asia.

Mason juga menepis anggapan bahwa musisi yang masuk kategori Asian Pop otomatis kehilangan kesempatan bersaing di kategori utama seperti Album of the Year, Record of the Year, dan Song of the Year.

Ia menjelaskan bahwa artis tetap dapat mengajukan karya mereka di kategori genre sekaligus kategori umum selama memenuhi persyaratan yang berlaku. Dengan kata lain, menurut Recording Academy, kedua jalur tersebut dapat diikuti secara bersamaan.

Penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredam kritik. Sejumlah pihak menilai persoalan utamanya bukan terletak pada hak untuk mengikuti beberapa kategori, melainkan pada keputusan membagi musik berdasarkan kawasan.

Kritik semakin menguat karena kategori baru ini hadir ketika album terbaru BTS, "ARIRANG", disebut-sebut berpeluang menjadi kandidat kuat di kategori utama Grammy.

Bagi sebagian pengamat, langkah tersebut dikhawatirkan justru mengembalikan musisi Asia ke ruang kompetisi yang terpisah dari arus utama.

Recording Academy menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan masukan dari komunitas musik dunia. Grammy menyatakan ingin menjadi ajang yang menghargai seluruh musisi tanpa memandang bahasa maupun asal geografis, serta akan terus berupaya memperluas pengakuan terhadap karya-karya yang memberi dampak bagi industri musik global.

 
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore