Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 18.18 WIB

Seringai hingga For Revenge Ramaikan Festival Musik di Bogor, Usung Misi Satukan Komunitas Musik Keras

Magnumotion Loud Fest. (Istimewa) - Image

Magnumotion Loud Fest. (Istimewa)

JawaPos.com - Band-band seperti Seringai, For Revenge, The Paps, 510, Morfem, Stand Here Alone, Cloath, hingga Kraken dipastikan tampil dalam Magnumotion Loud Fest Bogor yang akan digelar pada 22 Agustus 2026. Tak hanya menjadi ajang pertunjukan musik, festival ini juga membawa misi mempererat hubungan antarkomunitas musik keras di Indonesia.

Di tengah perkembangan skena musik keras yang terus berlangsung secara mandiri, Magnumotion hadir sebagai wadah yang mempertemukan komunitas, musisi, dan pelaku kreatif yang selama ini tumbuh di berbagai daerah. Festival ini menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring di dalam ekosistem musik alternatif Tanah Air.

Selama beberapa tahun terakhir, komunitas musik keras tetap menunjukkan geliatnya meski belum banyak mendapat perhatian. Berbagai acara terus diselenggarakan secara independen, para musisi konsisten melahirkan karya baru, sementara basis penggemarnya terus berkembang secara alami di banyak kota.

“Magnumotion hadir karena kami melihat ada komunitas yang besar dan loyal, tetapi belum banyak memiliki ruang untuk saling terhubung. Padahal ketika komunitas, musisi, dan pelaku kreatif bisa bertemu dalam satu wadah, dampaknya bisa jauh lebih besar bagi perkembangan skena itu sendiri,” jelas Abeth Subiyakti selaku Festival Director Magnumotion by Resonine.

Menurut Abeth, kekuatan musik keras di Indonesia tidak semata-mata lahir dari band yang tampil di atas panggung. Peran komunitas, kolektif independen, kreator visual, hingga para talenta baru juga menjadi bagian penting yang selama ini menjaga keberlangsungan skena tersebut.

Pada penyelenggaraan perdananya, Magnumotion Loud Fest Bogor akan menghadirkan nama-nama seperti Seringai, For Revenge, The Paps, 510, Morfem, Stand Here Alone, Cloath, dan Kraken. Kehadiran mereka diharapkan mampu menarik komunitas dari berbagai wilayah sekaligus memberikan kesempatan bagi band-band baru untuk memperkenalkan karya di hadapan audiens yang lebih luas.

Bogor dipilih sebagai lokasi pembuka karena letaknya yang dekat dengan berbagai komunitas musik alternatif di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain itu, kota tersebut juga dikenal memiliki sejarah yang erat dengan perkembangan berbagai genre musik alternatif yang lahir dari komunitas independen.

Festival ini akan menyuguhkan deretan musisi dari lintas generasi dan beragam spektrum musik alternatif. Selain menghadirkan band yang telah memiliki basis penggemar besar, penyelenggara juga memberikan ruang bagi emerging bands untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.

Penyelenggara menilai keberagaman line-up tersebut mencerminkan perkembangan musik keras Indonesia yang terus tumbuh melalui berbagai warna musikal dan komunitas yang saling melengkapi.

Selain menyajikan pertunjukan musik, Magnumotion Loud Fest Bogor juga dirancang sebagai ruang interaksi bagi komunitas dan pelaku industri kreatif. Pengunjung nantinya dapat mengunjungi area komunitas, berkenalan dengan kreator independen, hingga mengikuti berbagai program yang menampilkan sisi lain dari budaya musik keras di luar panggung konser.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore