Jay-Z berinvestasi senilai Rp8,3 triliun untuk K-culture
JawaPos.com - Perusahaan investasi Jay-Z telah menjalin kemitraan dengan Hanwha Asset Management Korea.
Langah tersebut dimemanfaatkan saat lonjakan permintaan global terhadap budaya Korea atau K-culture, perusahaan investasi Jay-Z direncanakan akan menggelontorkan 500 juta dolar atau sekitar Rp8,3 triliun.
Hanwha Asset Management mengatakan pada hari Selasa (9/11), bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepakatan dengan MarcyPen Capital Partners, sebuah firma ekuitas swasta Amerika Serikat yang disponsori oleh Jay-Z.
Kesepakatan tersebut untuk mendukung ekspansi global perusahaan-perusahaan berpotensi tinggi, dalam budaya dan gaya hidup di Korea Selatan.
Perjanjian tersebut ditandatangani pada hari Senin di Abu Dhabi Finance Week 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab. Hanwha Asset Management turut serta sebagai mitra utama.
Dalam pernyataan terpisah, MarcyPen menyatakan bahwa kedua perusahaan akan mendirikan MarcyPen Asia, sebuah wadah investasi yang menargetkan perusahaan-perusahaan konsumen, serta budaya dengan pertumbuhan tinggi di Korea Selatan dan di seluruh Asia, untuk membantu mereka berkembang secara global.
Hanwha menyatakan bahwa dana tersebut bertujuan untuk mengumpulkan 500 juta dolar, dengan MarcyPen sebagai investor mayoritas.
Sementara Hanwha akan memimpin dalam membantu perusahaan-perusahaan kecil yang potensial, dan keseluruhan operasional dana tersebut.
K-culture telah meroket secara global dalam beberapa tahun terakhir, dengan grup seperti Blackpink dan BTS yang tiketnya terjual habis di stadion, sementara produksi konten seperti 'KPop Demon Hunters' mendominasi platform streaming.
Momentum ini telah meluas hingga ke luar dunia hiburan, karena merek-merek kecantikan, makanan, dan gaya hidup Korea telah mencatat rekor pendapatan seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar global.
"Korea Selatan merupakan pusat budaya Asia, yang memengaruhi tren global dalam kecantikan, konten, makanan, hiburan, dan gaya hidup, menjadikannya gerbang ideal bagi kemitraan kami dengan Hanwha," ujar Robbie Robinson, Managing Partner dan CEO MarcyPen.
MarcyPen didirikan pada tahun 2024 melalui merger Marcy Venture Partners, yang didirikan bersama oleh Jay-Z, dan Pendulum Opportunities, divisi investasi Pendulum Holdings.
Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini kini mengelola sekitar $1 miliar, dan berfokus pada modal strategis untuk bisnis konsumen tahap awal dan bisnis inovatif yang menciptakan, menggerakkan, dan memimpin budaya.