The Voice of Hind Rajab (Dok. IMDb)
JawaPos.com – Penayangan perdana film The Voice of Hind Rajab di Festival Film Venesia memicu suasana penuh emosi.
Film karya sutradara Tunisia, Kaouther Ben Hania, menceritakan kisah nyata seorang gadis Palestina berusia lima tahun yang tewas di Gaza.
Dilansir dari laman Variety pada Kamis (4/9), film ini disambut tepuk tangan meriah selama 22 menit, terpanjang sepanjang festival tahun ini. Tangisan dan seruan "Bebaskan Palestina" terdengar dari banyak penonton.
Hind Rajab menjadi korban ketika mobil yang ditumpanginya bersama keluarga diserang pada Januari 2024. Serangan itu menewaskan paman, bibi, dan tiga sepupunya, sementara Hind bertahan hidup selama beberapa jam.
Rajab sempat menghubungi Palang Merah Palestina untuk meminta pertolongan. Namun, ketika tim penyelamat datang, Hind dan paramedis ditemukan telah meninggal.
Investigasi media menyebut sebuah tank Israel kemungkinan menembakkan ratusan peluru ke mobil keluarga Rajab. Rekaman suara Hind saat meminta pertolongan melalui telepon digunakan sebagai elemen utama film.
Keaslian suara itu menjadi pengingat memilukan atas penderitaan anak-anak di Gaza. Kisah ini kemudian menggerakkan banyak penonton hingga menitikkan air mata.
Di tengah tepuk tangan panjang, beberapa hadirin mengibarkan bendera Palestina. Joaquin Phoenix dan Rooney Mara, selaku produser eksekutif, hadir sambil membawa foto Hind Rajab di karpet merah.
Phoenix bahkan mengenakan pin Artists for Ceasefire sebagai bentuk dukungan. Aktor Motaz Malhees juga mengibarkan bendera Palestina ke arah penonton.
Banyak pihak meyakini bahwa film ini menjadi kandidat terkuat untuk penghargaan Golden Lion. Sambutan emosional di pemutaran perdana menguatkan prediksi tersebut.
Pada konferensi pers, bintang film Saja Kilani membacakan pernyataan menyentuh atas nama tim produksi. Ia menekankan bahwa kisah Hind mewakili ribuan anak Gaza yang kehilangan nyawa.
Sutradara Ben Hania menegaskan, sinema dan seni memiliki peran penting memberi wajah bagi korban perang.
Menurutnya, narasi yang menganggap kematian warga Gaza sekadar korban tambahan adalah sangat tidak manusiawi. Ia berharap keterlibatan Phoenix dan Mara mampu memperluas pesan film di dunia internasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
