Penyanyi Nobuo Yamada yang dikenal kewat lagu Pegasus Fantasy dari Saint Seoya meninggal dunia. (Instagram Kadoyatsukasa)
JawaPos.com – Kabar duka datang dari dunia anime dan musik Jepang. Nobuo Yamada, penyanyi legendaris yang dikenal sebagai suara di balik lagu Pegasus Fantasy untuk anime Saint Seiya, meninggal dunia pada Jumat (9/8) pukul 11.39 WIB akibat kanker ginjal.
Dikutip dari Anime News Network dan pengumuman resmi MOJOST, Kamis (14/8), Yamada menghembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit tempat ia dirawat setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit tersebut. Ia meninggal dalam usia 61 tahun.
Pihak keluarga telah menggelar pemakaman secara tertutup. Mereka juga meminta agar para penggemar tidak datang ke rumah untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Sebuah acara perpisahan untuk publik akan diumumkan dalam waktu mendatang.
Yamada atau yang akrab dikenal dengan nama panggung NoB, pernah mengungkap bahwa dirinya telah didiagnosis menderita kanker ginjal sejak tujuh tahun lalu.
Meski tengah berjuang, ia tetap aktif berkarya, hingga akhirnya membatalkan penampilan di konser Saint Seiya ‘Pegasus Fantasy’ Grand Finale di Meksiko serta festival musik Tarō Kobayashi pada Maret lalu karena kondisi kesehatannya memburuk.
Karier musik NoB dimulai bersama band MAKE-UP, yang mencetak sejarah dengan membawakan lagu pembuka Pegasus Fantasy dan lagu penutup Blue Forever untuk serial anime Saint Seiya. Tak hanya menyanyi, ia juga menulis lirik dan menggubah lagu-lagu tersebut.
Tak hanya itu, NoB juga dikenal lewat kontribusinya pada berbagai anime dan tokusatsu lainnya seperti Kemono Michi: Rise Up, Go Go Sentai Boukenger, Tensou Sentai Goseiger, dan Kamen Rider Amazons: Last Judgement. Ia sempat berduet dengan Shoko Nakagawa untuk versi remix Pegasus Fantasy di anime Saint Seiya Omega.
Menurut pernyataan resmi MOJOST, NoB telah menjalani pengobatan intensif sejak didiagnosis delapan tahun lalu. Ia bahkan sempat diprediksi hanya akan bertahan lima tahun. Namun, semangatnya untuk terus bernyanyi membuatnya bertahan lebih lama dari perkiraan.
“Bahkan sehari sebelum wafat, ia masih membicarakan soal aransemen lagu ciptaannya dan panggung tempat ia bisa kembali menyapa para penggemar,” tulis MOJOST dalam pernyataan mereka.
Studio tersebut menegaskan bahwa hingga akhir hayatnya, Nobuo Yamada tetap seorang rock musician. Sosok yang dengan suara dan energinya berhasil memikat penggemar di Jepang dan seluruh dunia, dari konser anime hingga festival musik lintas generasi.
Kehilangan ini menyisakan duka mendalam bagi komunitas anime, tokusatsu, dan dunia musik Jepang. Tapi warisan Nobuo Yamada akan terus hidup lewat lagu-lagu yang telah menandai masa kecil dan kenangan jutaan orang.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
