
Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa).
JawaPos.com - Film animasi Merah Putih One for All masih terus dicibir lantaran kualitas yang diberikan dengan biaya produksi yang mencapai Rp 6,7 miliar. Bahkan, pemerintah pun turut disebut-sebut mendanai proyek film animasi ini.
Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menegaskan bahwa pihaknya tak memberikan bantuan finansial ataupun fasilitas promosi dalam pembuatan film tersebut.
“Semua #Pejuang Ekraf itu bebas berkarya, selama memberi dampak positif. Namun kami tidak memberikan bantuan financial dan tidak memberikan fasilitas promosi,” kata Irene Umar pada akun Instagramnya, @irene.umar, seperti dilihat pada Senin (11/8).
Dia menjelaskan bahwa Kementerian Ekraf memang sempat menerima audiensi dari tim produksi film.
Saat itu, dirinya memberikan sejumlah masukan teknis dari cerita karakter, tampilan karakter, rasa karakter, hingga trailer.
“Hal ini selalu saya lakukan di setiap audiensi dengan semua pihak supaya setiap audiensi saya bisa mendengar langsung dari pelaku industri dan memberikan feedback based on my experience,” ungkap dia.
Sementara itu, film animasi Merah Putih One For All sendiri menceritakan tentang sejumlah anak yang tergabung dalam Tim Merah Putih. Mereka mendapat tugas untuk menjaga bendera pusaka yang akan dikibarkan dalam upacara Kemerdekaan 17 Agustus.
Namun sayangnya, 3 hari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, bendera tersebut tiba-tiba hilang secara misterius tanpa diketahui siapa yang mengambilnya.
Delapan anak dari berbagai latar belakang budaya yaitu Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tongkok kompak melakukan pencarian untuk tujuan menemukan bendera Merah Putih yang hilang.
Mereka harus melintasi sungai, hutan,dan bertemu dengan sejumlah penghalang selama di perjalanan.
Mereka harus mampu meredam ego demi tetap pada tujuan awal yaitu menemukan bendera Merah Putih yang hilang supaya dapat dikibarkan pada peringatan Hari Kemerdekaan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
