Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juli 2025 | 02.26 WIB

Tidak Main-Main, Tim Produksi Film 'Omniscient Reader' Mengungkapkan Cara Menghidupkan Fantasi Melalui Efek Visual

Set dan potongan film - Image

Set dan potongan film

JawaPos.com - Film 'Omniscient Reader' telah membagikan detail produksi, dan konsep seni di balik layar untuk film tersebut.

Diadaptasi dari novel web populer dengan judul yang sama, film 'Omniscient Reader' mengisahkan Kim Dok Ja (Ahn Hyo Seop), yang tiba-tiba menemukan dirinya hidup di dunia novel fantasi yang sedang dibacanya.

Berbekal pengetahuan tentang apa yang terjadi dalam novel tersebut, Kim Dok Ja berusaha menyelamatkan dunia dari kiamat.

Lee Min Ho berperan sebagai Yoo Joong Hyuk, merupakan tokoh protagonis dari novel yang dibaca Kim Dok Ja.

Elemen terpenting dalam film ini yang tidak diragukan lagi adalah efek visual. Dari sekitar 1.500 potongan film, sekitar 1.300 diantaranya menggunakan visual buatan komputer, menjadikan VFX (Visual Effects), sebagai bagian utama dari produksi.

Dengan penggunaan VFX yang intensif, sutradara Kim Byung Woo menekankan bahwa aspek terpenting dari film ini adalah menjaga keseimbangan, antara realitas dan fantasi.

Meskipun setiap adegan berlatar fantasi, sang sutradara berfokus untuk menjaga aksi para karakter tetap realistis.

Untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara realitas dan fantasi, tim kreator veteran berkolaborasi untuk menciptakan VFX, yang diharapkan dapat menarik penonton ke dalam perjalanan epik bersama para karakter film.

Direktur seni Lee Mok Won berkolaborasi dengan tim VFX untuk memastikan, bahwa elemen-elemen segar dari cerita asli terasa mulus, saat diadaptasi menjadi aksi langsung dan ditempatkan dalam set dan lingkungan yang realistis.

Khususnya, kereta bawah tanah yang dinaiki Kim Dok Ja pada saat fiksi pertama kali menjadi kenyataan dirancang agar sangat mirip dengan latar kehidupan nyata, membantu penonton untuk secara alami membenamkan diri dalam cerita.

"Kami harus menggambarkan kereta bawah tanah yang terpisah, dan kemudian hancur," jelas tim produksi.

"Kami menggunakan gimbal yang dapat berputar 90 derajat, dan kami mempertimbangkan dengan cermat ukuran kereta bawah tanah, material finishing di dunia nyata, dan detail lainnya."

Setiap elemen direncanakan dengan cermat, untuk menyampaikan intensitas dan realisme gerbong kereta bawah tanah yang berputar 180 derajat.

Peron kereta bawah tanah, tempat peristiwa-peristiwa penting berlangsung dalam film juga dirancang untuk mencerminkan lingkungan nyata.

Dikutip dari Soompi, tim produksi mengatakan, mereka memvariasikan nada setiap stasiun untuk menyampaikan nuansa yang berbeda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore