
Film Jurassic World: Rebirth. (IMDb)
JawaPos.com – Sutradara Jurassic World Rebirth, Gareth Edwards, membagikan pandangannya mengenai kemiripan satu adegan dalam film tersebut dengan karya klasik Steven Spielberg.
Edwards merujuk pada adegan manusia yang memburu Mosasaurus untuk mendapatkan sampel darahnya, yang dinilai mengingatkan pada film legendaris, Jaws (1975).
Dilansir dari laman Screen Rant pada Senin (7/7), Edwards mengungkapkan bahwa saat pertama kali membaca naskah yang ditulis oleh David Koepp, ia langsung menyadari adanya nuansa Jaws dalam adegan tersebut.
Menurutnya, kesamaan tersebut tidak bisa dihindari ketika menampilkan adegan perburuan makhluk laut menggunakan kapal dan senapan.
Meski demikian, Edwards dan tim kreatifnya berupaya keras untuk membedakan rangkaian adegan tersebut dari Jaws.
Mereka menambahkan unsur ketegangan yang khas dan meningkatkan momentum cerita agar tetap terasa segar serta memiliki identitasnya sendiri.
Sebagai informasi, adegan perburuan Mosasaurus menjadi titik balik dalam Jurassic World Rebirth. Sebelum itu, film berfokus pada pengenalan dan penyatuan karakter dalam misi mereka untuk mendapatkan sampel darah dari tiga dinosaurus tertentu.
Begitu adegan Mosasaurus dimulai, tempo film berubah menjadi cepat dan menegangkan hingga akhir cerita.
Edwards menceritakan bahwa reaksi komposer Alexandre Desplat selama pemutaran uji coba menjadi indikator penting.
Desplat duduk membatu saat menyaksikan adegan Mosasaurus, yang menurut Edwards merupakan pertanda bahwa adegan tersebut berhasil membangun ketegangan yang diharapkan.
Selain Mosasaurus, karakter manusia dalam film juga harus menghadapi ancaman dari Spinosaurus yang menyerang kapal dari arah laut.
Kehadiran beberapa dinosaurus sekaligus dalam satu adegan membuat momen ini semakin menegangkan dan unik jika dibandingkan dengan adegan Jaws.
Meskipun penonton dan penggemar bisa saja berbeda pendapat tentang apakah Jurassic World Rebirth benar-benar merepresentasikan visi asli Spielberg, adegan perburuan Mosasaurus dianggap selaras dengan emosi dan skala karya sang maestro.
Adegan tersebut menjadi momen penting yang menaikkan taruhan emosional seluruh karakter dalam film. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
