
Film Ballerina (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Di dunia John Wick yang dipenuhi sindikat gelap dan para pembunuh yang bekerja untuk mereka, ayah Eve muda (David Castaneda) dibunuh oleh klan yang tidak dikenal. Winston (Ian McShane), manajer tempat berlindung bagi para pembunuh bayaran, Continental Hotel, membawa gadis yang merupakan putrinya agar berada di bawah perlindungannya.
Dilansir dari laman The Straits Times pada Kamis (5/6), Eve dikirim ke Ruska Roma, sebuah organisasi yang mengelola sekolah balet agar melatih para siswa untuk menjadi anggun sekaligus mematikan.
Di bawah pengawasan Direktur (Anjelica Huston), Eve (Ana de Armas) menghitung hari hingga dia dapat membalas dendam pada orang-orang yang membunuh ayahnya.
Film spin-off pertama dari waralaba John Wick yang dibintangi Keanu Reeves (2014 hingga 2023) ini memiliki semua elemen khasnya yang dibaluti dengan adegan tembak-menembak, kekerasan yang intens, dan penggunaan senjata secara vulgar.
Film ini juga memiliki sesuatu yang kurang dalam film-film seri sebelumnya dimana cerita pada bagian awal, tengah, dan akhir. Alur waktu Ballerina berlatar antara peristiwa John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019) dan John Wick: Chapter 4 (2023).
Ana De Armas Aktris asal Kuba-Spanyol tampil luar biasa sebagai agen kekacauan yang menakutkan. Dia hadir dengan sangat garang, baik secara fisik maupun emosional. Sebagai protagonis, kemarahan Eve yang kuat jauh lebih bisa diterima daripada sikap tenang Wick yang dingin, yang telah hadir sejak Reeves berperan sebagai pembunuh bayaran di film pertama John Wick.
Semesta John Wick diketahui terinspirasi oleh film seni bela diri yang berlatar di Tiongkok atau Jepang yang dipenuhi klan-klan akan perebutan kekuasaan.
Ballerina sendiri adalah kisah klasik Hong Kong tentang seorang yatim piatu yang dibesarkan di kuil Shaolin dan dilatih agar tak terkalahkan, sehingga ia bisa melunasi hutangnya dalam pertarungan klimaks.
Hanya ada sedikit cerita yang berlebihan yang menyeret dua film John Wick terakhir dimana hal-hal tentang High Table dan aturan tata tertibnya yang rumit untungnya tidak ada. Penyertaan Ruska Roma dan Continental Hotel dijaga seminimal mungkin dan terasa penting bagi cerita.
Pada film keempat, jelas terlihat kelelahan telah terjadi, dengan alur cerita yang menggerakkan Wick dari satu pertarungan ke pertarungan lain menjadi lebih tegang dan membengkak.
Namun Ballerina tidak menyia-nyiakan cerita dan tokoh utamanya dengan aksi yang lemah. Pertarungannya dikoreografi dengan sangat memukau, dengan satu hal yang menarik adalah pertempuran yang berlatar di Praha yang menggunakan granat tangan sebagai senjata.
Adegan itu menawarkan hasil maksimal, di mana awal yang baru ini merupakan langkah yang baik, serta menjadi pertanda positif bagi masa depan waralaba tersebut saat menuju film John Wick kelima dan sejumlah sekuel serta prekuel animasi dan live-action.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
