
Jumpa pers film Sayap Sayap Patah 2: Olivia. )Abdul Rahman)
JawaPos.com - Arya Saloka membintangi film Sayap Sayap Patah 2: Olivia. Film garapan sutradara Ferry Pei Irawan tersebut direncanakan tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai 8 Mei 2025.
Memerankan karakter sebagai Pandu dalam film Sayap Sayap Patah 2: Olivia sejatinya cukup berat bagi Arya Saloka. Bukan hanya secara fisik harus menggunakan seragam Densus 88 lengkap dengan senjata untuk menumpas aksi terorisme.
Yang jauh lebih berat dari itu adalah dari sisi emosi karena Arya Saloka masuk cukup dalam proses penghayatan ceritanya. Terutama momen disaat adegan Pandu berada di rumah sakit dan harus menyaksikan secara langsung kondisi anak yang sangat disayanginya.
"Dari beberapa film, Sayap Sayap Patah dari sisi kedalaman emosinya cukup dalam. Kayak adegan di rumah sakit itu saya harus cukup lama menahan. Sutradaranya cukup perfeksionis. Adegannya kelihatannya cepat ya, tapi buat saya benar-benar panjang," ujar Arya Saloka di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Rabu (30/4).
Bintang sinetron Ikatan Cinta berusaha tampil penuh totalitas memerankan karakter Pandu dalam film kedua dari konsep trilogi yang dipersiapkan oleh rumah produksi Denny Siregar Production.
Arya Saloka rela mengubah rambutnya jadi terlihat agak panjang demi film ini. "Rambut setengah panjang, agak sedikit ikal," cerita Arya Saloka yang penampilan berbeda dari biasanya.
Selain itu, Arya Saloka juga memutuskan menurunkan berat badan sampai dengan 5 kilogram sesuai dengan permintaan sutradara dan juga produser.
"Waktu itu saya diminta, 'boleh nggak gua minta perutnya simundurin sedikit?'. Perut saya waktu itu memang agak maju karena kebanyakan makan. Jadi, saya sedikit memundurkan perut," beber Arya Saloka.
Sama seperti film Sayap Sayap Patah yang pertama, film Sayap Sayap Patah 2: Olivia juga mengangkat cerita tentang aksi terorisme.
Film Sayap Sayap Patah 2: Olivia melanjutkan kembali kisah Leong yang dinyatakan bebas dari dalam penjara. Dan pada saat yang sama, sebuah bom meledak di sebuah kafe. Sadikin lantas memerintahkan Pandu untuk menyelidiki jejak Leong.
Karena kasus tersebut, Pandu harus kehilangan waktu kebersamaannya dengan sang putri, Olivia. Padahal, Olivia sangat membutuhkan kehadiran ayahnya setelah sang ibu meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Kehidupan personal Pandu menjadi terancam setelah wajahnya terlihat dalam operasi penyergapan. Hal itu membuat Pandu dan Olivia menjadi target aksi balas dendam.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
