
ilustrasi foto orang mendengarkan musik / freepik
JawaPos.com - Musik memiliki kekuatan luar biasa untuk memengaruhi suasana hati dan emosi seseorang. Pernahkah Anda merasa lebih baik setelah mendengarkan lagu favorit setelah hari yang melelahkan? Atau mungkin Anda merasa lebih rileks saat mendengarkan musik klasik di malam hari?
Musik memang memiliki kemampuan unik untuk menenangkan, menginspirasi, bahkan menyentuh sisi terdalam emosi kita. Namun, bagaimana jika Anda sedang menghadapi kondisi kesehatan mental seperti depresi? Apakah mendengarkan musik sedih akan memperburuk suasana hati, atau justru membawa manfaat?
Mengapa Musik Begitu Berpengaruh?
Musik melibatkan berbagai bagian otak secara bersamaan, termasuk area yang bertanggung jawab atas suasana hati, emosi, perhatian, dan memori. Dirangkum oleh JawaPos.com, dikutip dari laman betterhelp.com, pada Selasa (14/01).
Kim Innes, profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas West Virginia, menjelaskan bahwa musik dapat secara selektif mengaktifkan sistem neurokimia yang mendukung suasana hati positif, pengaturan emosi, dan perhatian.
Tidak hanya itu, musik juga dapat memengaruhi kondisi fisik. Banyak atlet, misalnya, menggunakan musik dengan tempo cepat untuk meningkatkan semangat saat berolahraga. Sebaliknya, musik yang menenangkan dapat meredakan stres dan ketegangan fisik. Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa terapi musik membantu pasien kanker merasa lebih nyaman, memberikan harapan, dan mengurangi kebosanan.
Musik Sedih: Teman atau Beban Saat Depresi?
Bagi sebagian orang, mendengarkan musik sedih saat merasa putus asa justru bisa menjadi terapi emosional. Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa peserta dengan gangguan depresi mayor melaporkan perasaan lebih baik setelah mendengarkan musik sedih. Berikut adalah beberapa alasannya:
1. Validasi Perasaan
Musik memiliki kekuatan untuk menyampaikan emosi yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam depresi, perasaan kompleks sering kali membuat seseorang merasa terisolasi. Lagu-lagu sedih dapat memberikan rasa dimengerti dan terhubung dengan pengalaman universal manusia.
2. Menghubungkan Kembali dengan Emosi
Salah satu gejala depresi adalah mati rasa emosional. Musik sedih dapat membantu seseorang mengakses kembali emosi yang tersembunyi dan merenungkannya dengan cara yang sehat.
3. Nostalgia yang Menghangatkan
Lagu sedih sering kali memicu kenangan indah bersama orang-orang tercinta atau momen berarti dalam hidup. Meskipun terdengar melankolis, lagu-lagu ini dapat memberikan penghiburan dan kehangatan.
Kapan Harus Menghindari Musik Sedih?

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
