
Photo
JawaPos.com - Ketua Yayasan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Candra Darusman mengumumkan sejumlah dewan direktur yang akan memberikan pendapat dan solusi untuk kemajuan AMI kedepannya. Pengumuman sekaligus pelantikan dewan direktur Yayasan AMI dilakukan hari ini Jumat (12/8) The Energy Building, SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh para sejumlah pengurus AMI, pendiri AMI, dan juga awak media.
Diantara sejumlah nama yang diumumkan, Gita Gutawa adalah sosok termuda yang ditunjuk menjadi dewan direktur di Yayasan AMI. Dia saat ini masih berusia 29 tahun.
Sementara, nama-nama dewan direktur Yayasan AMI lainnya adalah Tantowi Yahya, Triawan Munaf, Dwiki Dharmawan, Iman RN Sastrosatomo, Yonathan Nugroho, David Karto, Wisnu Surjono, Andreas Wulur, dan Ikke Nurjanah.
Candra Darusman mengatakan, Gita Gutawa dipilih sebagai dewan direktur Yayasan AMI karena ia yakin akan kemampuannya kendati masih berusia muda.
"Saya tidak malu menyebutkan Gita Gutawa lulusan culture studies di London. Kita tidak malu untuk diarahkan sama Gita," kata Candra Darusman dalam acara penguman sekaligus pelantikan dewan direktur.
Diberi kepercayaan menjabat sebagai Board of Director, Gita Gunawa mengaku awalnya kaget. Namun di satu sisi, ia merasa tertantang dengan tugas barunya ini.
"Mungkin publik mengenal aku sebagai penyanyi ya. Beberapa tahun terakhir aku lebih sebagai produser. Insya Allah bisa berkontribusi," kata Gita Gutawa.
Dia tentu saja berkomunikasi dengan Erwin Gutawa atas penunjukan ini. Sang ayahanda senang karena Gita mau ambil tanggung jawab ini.
"Pastinya papa senang-senang aja ya. Ini sebenarnya juga semuanya isinya temannya papa. Mungkin buat papa, ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa banget buat aku," tuturnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
