
Aksi boyband Hongkong, Mirror, berujung celaka karena layar raksasa menimpa mereka dan para penari latar. Foto: CNN
JawaPos.com - Insiden jatuhnya layar raksasa dan kemudian menimpa 2 orang penari dalam konser boy band Mirror pada Kamis (28/7) malam lalu diduga terjadi akibat kelalaian manusia. Hal itu dibuktikan dengan adanya temuan satu dari dua kabel logam yang terhubung pada layar raksasa putus selama pertunjukan. Diduga pengunci kabel logam tidak terpasang dengan baik.
Louis Szeto Ka-sing, mantan ketua divisi mekanik dari Hong Kong Institute of Engineers mengatakan bahwa kabel logam yang terhubung ke monitor seharusnya dapat menanggung beban tambahan 25 persen dari berat layar. Dia pun curiga insiden jatuhnya layar raksasa terjadi lantaran penguncinya tidak terpasang dengan baik.
“(Monitor) Harusnya tetap tergantung jika memang kuncinya berfungsi. Harusnya ada beberapa instalasi pengalaman yang dapat mengontrol jatuh karena salah satu kabel logam masih menempel saat layar raksasa jatuh,” katanya dikutip dari South China Morning Post.
Szeto juga mengatakan, tim teknis instalasi seharusnya dapat mengantisipasi kejatuhan layar raksasa secara manual sekalipun penguncinya tidak bekerja dengan baik. Sebab hal ini seharusnya dapat termonitor lewat sistem dalam komputer.
Hal senada juga diungkapkan Lo Kok-keung, mantan insinyur dari Universitas Politeknik Hong Kong. Dia mempertanyakan apakah tim yang memasang layar raksasa sudah menerapkan prosedur standar pengamanan dengan baik atau tidak.
Dia bahkan menyarankan dilakukan standar pengamanan berlapis supaya kejadian serupa tidak kembali terulang. “Mereka harus menambahkan rantai pengaman ketiga ke layar untuk mencegah kecelakaan terjadi lagi di masa depan. Meskipun tidak diwajibkan oleh undang-undang, mereka harus melakukannya sebagai perlindungan ekstra, ”katanya.
Kasus jatuhnya layar raksasa di atas panggung dalam konser Mirror pada Kamis (28/7) malam menyisakan perdebatan dari sejumlah pihak, termasuk dari kalangan penggemar. Namun saat ini pihak berwenang sedang bekerja melakukan penyelidikan secara menyeluruh supaya dapat dipastikan penyebab terjadinya musibah ini.
Insiden jatuhnya layar raksasa di atas panggung konser Mirror menimpa 2 orang penari yang salah satunya mengalami kondisi cidera serius setelah layar raksasa menghantam bagian kepalanya. Benturan itu menyebabkan terjadinya dislokasi bagian ketiga dan keempat dari tulang belakang si penari. Hal itu membuat dia tidak dapat menggerakkan anggota tubuhnya.
"Penari lainnya menderita goresan dan otot terkilir. Sudah dipulangkan setelah observasi, kata CEO MakerVille, Lo Ting-fai, mewakili promotor.
Selain 2 orang penari yang dilarikan ke rumah sakit usai kejadian 3 orang penonton kabarnya juga ikut dibawa ke rumah sakit akibat mengalami syok atas kejadian tragis tersebut. Kendati demikian, mereka tidak memerlukan perawatan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
