
Rhoma Irama mendapat penghargaan khusus IMA Awards 2020. (Istimewa)
JawaPos.com - Festival musik Jazz Gunung disebut sangat lentur dengan berbagai genre musik apapun. Diyakini musik yang membawa pesan universal, lagu apapun aka bisa dibawakan dengan berbagai genre musik, termasuk dengan genre musik jazz.
Sigit Pramono, founder Jazz Gunung mengatakan sejumlah musisi yang sudah pernah tampil dalam event tahunan ini menjadi bukti kelenturannya bisa menampilkan musisi dari genre mana saja.
"Didi Kempot pernah tampil, Soimah juga pernah tampil dan mungkin next kita pengin juga menampilkan bang haji (Rhoma Rrama), tapi untuk saat ini Achmad albar- Ian Antoni dulu," kata Sigit Pramono dalam jumpa pers di IFI bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/7).
Jazz Gunung tahun ini digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jawa Timur selam 2 hari berturut-turut pada 22 dan 23 Juli mendatang. Sejumlah pengisi acara akan tampil menghibur para penonton. Diantaranya Blue Fire Project feat. Achmad Albar- Ian Antono dan Pusakata.
Ada juga duo asal Prancis, Duo Weeger, akan tampil di hajatan Jazz Gunung Bromo 2022. Selain itu, juga ada Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.
Jazz Gunung tidak hanya digelar di gunung Bromo dan Ijen (Jawa Timur). Mulai tahun depan festival musik ini juga akan dihelat di tempat lain seperti gunung Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung lain di sejumlah daerah di tanah air.
Sigit Pramono mengungkapkan, Jazz Gunung selain memberi kontribusi ikut memajukan dunia seni dan musik, juga ada tujuan lainnya yaitu merayakan kemajemukan dan kebersamaan dalam bingkai keindonesiaan.
Dia pun berharap gelaran Jazz Gunung ini dapat mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan kesenian di sejumlah daerah. Selain itu, Sigit juga berharap event ini akan membawa dampak positif pada sektor perekonomian di tiap wilayah tempat diselenggarakannya Jazz Gunung nanti.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
