Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Oktober 2021 | 19.48 WIB

Dune, Perjalanan Menguasai Planet Rempah Arrakis

Cuplikan Film Dune. (Warner Bros) - Image

Cuplikan Film Dune. (Warner Bros)

Keluarga Atreides berada dalam ancaman bahaya. Setelah ditunjuk sebagai penguasa baru Arrakis, mereka berhadapan dengan musuh baru. Perpecahan terjadi. Masa depan keluarga Atreides dipertaruhkan.

---

RAJA planet samudra Caladan Duke Leto Atreides (Oscar Isaac) diangkat sebagai penguasa wilayah Arrakis, planet gurun gersang yang nyaris mustahil ditinggali. Arrakis menjadi incaran banyak klan lantaran memiliki kekayaan berupa melange –serbuk rempah yang dipercaya bisa memperpanjang umur dan meningkatkan kemampuan mental– berlimpah. Leto membawa istrinya, Lady Jessica (Rebecca Ferguson), serta putra mereka satu-satunya, Paul (Timothee Chalamet).

Berbeda dengan Atreides, Jessica adalah keturunan Bene Gesserit. Klan itu berupa persaudarian eksklusif yang memiliki kekuatan supranatural dan fisik super. Paul, yang kelahirannya dianggap tak menguntungkan oleh Bene Gesserit, mewarisi gen superior ibu.

Anak sulung Leto dan Jessica itu disiapkan sebagai ahli waris takhta lewat tempaan dua kesatria terbaik Caladan, Duncan Idaho (Jason Momoa) dan Gurney Halleck (Josh Brolin), serta bimbingan Mentat Thufir Hawat (Stephen McKinley Henderson). Namun, seiring dimulainya misi Arrakis, Paul mulai mendapat pertanda lewat mimpi. Dia melihat kilasan Chani (Zendaya), seorang perempuan suku Fremen, kematian beberapa orang terdekatnya, hingga gaung yang menyebutnya seorang Kwisatz Haderach atau Sang Terpilih.

Kependudukan Atreides membuat Baron Vladimir Harkonnen (Stellan Skarsgard), penguasa Arrakis terdahulu, meradang. Mereka berkongsi dengan penguasa tertinggi, Kaisar Shaddam IV, untuk menyerang penguasa baru planet rempah tersebut. Leto meninggal karena dikhianati salah satu orang kepercayaannya. Sementara itu, Jessica yang tengah hamil melarikan diri bersama Paul. Mereka harus berhadapan dengan kaum Fremen yang menyimpan dendam terhadap setiap pendatang baru Arrakis.

Dune, yang di credits tertulis sebagai Dune Part One, berisi prolog dari serial novel karangan Frank Herbert tersebut. Bagian pertama film berisi perkenalan tentang house atau keluarga serta konflik yang berpusat pada perebutan kekuasaan di Arrakis. Villeneuve –yang juga merangkap sebagai penulis naskah serta produser Dune– menyajikan adaptasi novel scifi tersebut dengan megah.

Visualnya tak membosankan walau banyak berkutat di gurun serta kastil yang suram. Hal itu juga didukung scoring khas Hans Zimmer. Eksekusi Villeneuve pun mendapat pujian dari kritikus. Bagian pertama Dune berhasil meramu cerita kompleks dengan cantik. Film berdurasi 155 menit itu diceritakan dengan alur lamban. Maklum, di novel, cerita ’’berlangsung” dalam waktu panjang dengan banyak tokoh. Meski demikian, Dune terasa nanggung karena ditutup dengan awal baru dan konflik yang tak sepenuhnya selesai.

Kritikus memberikan sanjungan buat film yang ditayangkan di Festival Film Internasional Venesia tersebut. ’’Dune menawarkan pengalaman menonton yang luar biasa, dengan efek spesial menawan, desain produksi yang keren, dan scoring Hans Zimmer yang mengena,” ulas Brian Truitt di USA Today. Ben Travis, kontributor Empire, juga menilai Dune mudah dicerna mereka yang tidak membaca versi novelnya. ’’Kalaupun bagian keduanya tidak dirilis, film ini tetaplah harta karun,” ungkapnya.

Meski demikian, Dune dinilai kurang mengena secara emosi. Dalam ulasannya di Variety, Owen Gleiberman menyatakan, film tersebut kehilangan ’’denyut jantungnya”. Sementara itu, kontributor Hollywood Reporter David Rooney merasa Dune bakal lebih menarik buat penggemar novel orisinalnya. Dia menggambarkan, film tersebut adalah gabungan kisah perjalanan dan survival. ’’Dune menampilkan banyak detail yang mengagumkan bagi fans Herbert, tapi membuat penonton lainnya melongo dan kebingungan,” ulasnya.

TRIVIA DUNE


- Di Indonesia, Dune mendapat rating sensor SU atau semua umur. Meski demikian, di laman IMDb, film tersebut memiliki rating sensor PG-13 karena menampilkan adegan pembunuhan dan kekerasan dengan menggunakan senjata.

- Proses produksi Dune memakan waktu 3,5 tahun dan bujet sekitar USD 165 juta (Rp 2,321 triliun). Selain itu, syuting dilakukan di Budapest, Jordania, Norwegia, dan Abu Dhabi.

- Dune menjadi film kelima Villeneuve yang menggunakan latar tempat padang pasir. Sebelumnya, ada August 32nd on Earth (dataran garam Utah), Incendies (gurun di Timur Tengah), Sicario (Gurun Chihuahua), dan dataran pasir di Las Vegas untuk Blade Runner 2049 .

- Villeneuve mengatakan, Dune adalah salah satu novel favoritnya ketika remaja. Saat rumah produksi dan investor menyatakan tertarik dengan remake Dune, sutradara asal Kanada itu hanya mau menggarap jika film dibagi dalam dua bagian.

- Saat penggarapan Dune, Villeneuve bersikeras pengambilan gambar dilakukan di lokasi asli. Termasuk untuk lanskap gurun yang syutingnya dilaksanakan di Jordania dan Abu Dhabi. ’’Hal itu penting buat kewarasan mentalku agar mampu mendapatkan inspirasi dan merasakan yang kualami saat melakukan introspeksi,” ungkapnya sebagaimana dikutip The New York Times.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore