Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2018 | 14.30 WIB

Ternyata Ini Rahasia Sukses Film Dilan 1990

Brandon Salim - Image

Brandon Salim

JawaPos.com - Film Dilan 1990 mendapat apresiasi yang baik dari penonton. Terbukti dalam sepuluh hari tayang, film besutan Fajar Bustomo ini telah disaksikan 4 juta penonton. Hal itu pun di luar ekspektasi para pemain, seperti yang diungkapkan Brandon Salim di acara syukuran di XXI Lounge Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (6/2).


"Ekspektasi temen-temen tuh yah di atas UMR (Upah Minimum Regional) lah penonton Dilan, 3 jutaan. Ternyata sekarang udah 4 juta. Ini tuh udah hari ke-12 dan pasti bakal nambah terus. Naiknya tuh stabil banget, per hari nambah 200 ribu, 300 ribu," kata Brandon.


Menurutnya, banyak penonton yang menyaksikan film Dilan 1990 berkali-kali. Sebab, film yang diangkat dari novel best seller milik Pidi Baiq ini sukses membuat yang menyaksikannya baper (terbawa perasaan).


"Yang bikin penonton film Dilan unik tuh, mereka bisa nonton berkali-kali. Jadi, nggak cuma nonton sekali. Ada orang bisa sampai 8-10 kali nonton. Di Instagram ada yang nge-tag juga ke semua pemain, Keren banget," ujar Brandon.


"Mereka suka banget dan mereka baper. Karena kan film Dilan itu ceritanya kompleks. Kayak si Milea yang banyak didekatin cowok. Dan banyak banget masalah di film itu, jadi orang ini nonton lagi," imbuhnya.


Pemeran Benny ini juga mengungkapkan kesukesan film Dilan tak lepas dari banyaknya meme di media sosial (medsos). Dengan kata lain, promosi gratis.


"Yang bikin meledak tuh nggak cuma kita. Tapi banyak juga artis-artis yang nonton terus suka, lalu mereka promo sendiri di Insta story. Terus banyak juga tuh meme di Instagram, dari perusahaan pemerintah juga. Jadi kita kayak promo tapi nggak bayar, ya karena memang mereka suka sama filmnya," tandas Brandon.


Berikut contoh beberapa kutipan meme Dilan yang dibuat pemerintah.


"Selamat pagi, Milea. STP (surat tagihan pajak, red) itu berat. Kamu takkan kuat karena lapor SPT tahunan. Jangan telat. Dilan taat pajak," dikutip dari akun Twitter Ditjen Pajak.


"Bangun pembangkit energi itu berat, Milea. Biar aku saja. Kamu cukup menghemat energi. Dilan hemat energi. #EnergiBerkeadilan," tulis Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).


"Dear @pidibaiq, sampaikan pada Dilan, yang berat itu pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang meluas dan sistematis. Itu namanya pelanggaran HAM yang berat. Bukan hanya rindu saja yang berat," tulis Komnas HAM di akun Twitter-nya.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore