
Klaim Hanni soal “abaikan dia” ditolak pengadilan, ADOR menang sengketa kontrak eksklusif NewJeans. (Allkpop)
JawaPos.com - Kasus sengketa antara NewJeans dan agensinya, ADOR, terus menjadi perhatian publik setelah pengadilan secara resmi menolak klaim yang diajukan oleh anggota Hanni mengenai dugaan pelanggaran hak pribadi.
Melansir laman Allkpop, dalam kasus ini, Hanni mengaku pernah diperlakukan tidak sopan oleh seorang manajer grup ILLIT, yang disebut telah memerintahkan artisnya untuk “mengabaikan” dirinya.
Namun, pengadilan menyatakan tidak ada cukup bukti yang mendukung klaim tersebut dan akhirnya memenangkan pihak ADOR dalam gugatan konfirmasi keabsahan kontrak eksklusif dengan NewJeans.
Putusan tersebut dibacakan pada Kamis (30/10) oleh Divisi Perdata ke-41 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, yang dipimpin oleh Hakim Jung Hoe Il.
Dalam keputusannya, pengadilan menolak sebagian besar argumen yang diajukan pihak NewJeans dan menyatakan bahwa kontrak eksklusif antara NewJeans dan ADOR tetap sah dan berlaku secara hukum.
Pengadilan menjelaskan bahwa dari bukti yang diserahkan, tidak ditemukan indikasi kuat bahwa Hanni benar-benar menjadi korban pernyataan “abaikan dia” yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak pribadi.
ADOR juga dinilai telah melakukan tindakan yang memadai untuk memverifikasi kebenaran laporan tersebut.
Setelah Hanni menyampaikan keluhannya, ADOR segera meminta HYBE untuk meninjau rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Tim keamanan HYBE kemudian melakukan pencarian tambahan terhadap rekaman yang menampilkan interaksi antara Hanni dan para anggota ILLIT.
Namun, karena kamera CCTV tersebut tidak memiliki rekaman audio, kemungkinan besar percakapan yang dimaksud tidak dapat diverifikasi.
Berdasarkan hal tersebut, pengadilan menyimpulkan bahwa ADOR telah bertindak secara wajar dalam menyelidiki insiden itu.
Sebelumnya, pada Oktober 2024, Hanni sempat diundang sebagai saksi dalam sidang Komite Lingkungan dan Tenaga Kerja Majelis Nasional Korea Selatan untuk memberikan kesaksian mengenai dugaan perundungan di tempat kerja dalam industri hiburan.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi di lantai tempat para artis menata rambut dan riasan.
Ia menuturkan, “Aku sudah selesai lebih awal dan sedang menunggu di lorong. Saat itu beberapa staf dari label lain lewat, biasanya mereka menyapaku, tapi kali ini tidak. Beberapa menit kemudian, mereka lewat lagi, dan aku mendengar seorang manajer berkata kepada mereka, ‘Bertindak seolah tidak melihatnya, abaikan dia.’”
Hanni menambahkan bahwa ia tidak memahami alasan perlakuan tersebut dan menilai kejadian serupa telah terjadi lebih dari sekali.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
