Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 12.59 WIB

Nobuo Yamada, Suara Ikonik di Balik Pegasus Fantasy Saint Seiya Tutup Usia karena Kanker Ginjal

 

Penyanyi Nobuo Yamada yang dikenal kewat lagu Pegasus Fantasy dari Saint Seoya meninggal dunia. (Instagram Kadoyatsukasa)

 

JawaPos.com – Kabar duka datang dari dunia anime dan musik Jepang. Nobuo Yamada, penyanyi legendaris yang dikenal sebagai suara di balik lagu Pegasus Fantasy untuk anime Saint Seiya, meninggal dunia pada Jumat (9/8) pukul 11.39 WIB akibat kanker ginjal.

Dikutip dari Anime News Network dan pengumuman resmi MOJOST, Kamis (14/8), Yamada menghembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit tempat ia dirawat setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit tersebut. Ia meninggal dalam usia 61 tahun.

Pihak keluarga telah menggelar pemakaman secara tertutup. Mereka juga meminta agar para penggemar tidak datang ke rumah untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Sebuah acara perpisahan untuk publik akan diumumkan dalam waktu mendatang.

Yamada atau yang akrab dikenal dengan nama panggung NoB, pernah mengungkap bahwa dirinya telah didiagnosis menderita kanker ginjal sejak tujuh tahun lalu.

Meski tengah berjuang, ia tetap aktif berkarya, hingga akhirnya membatalkan penampilan di konser Saint SeiyaPegasus Fantasy’ Grand Finale di Meksiko serta festival musik Tarō Kobayashi pada Maret lalu karena kondisi kesehatannya memburuk.

Karier musik NoB dimulai bersama band MAKE-UP, yang mencetak sejarah dengan membawakan lagu pembuka Pegasus Fantasy dan lagu penutup Blue Forever untuk serial anime Saint Seiya. Tak hanya menyanyi, ia juga menulis lirik dan menggubah lagu-lagu tersebut.

Tak hanya itu, NoB juga dikenal lewat kontribusinya pada berbagai anime dan tokusatsu lainnya seperti Kemono Michi: Rise Up, Go Go Sentai Boukenger, Tensou Sentai Goseiger, dan Kamen Rider Amazons: Last Judgement. Ia sempat berduet dengan Shoko Nakagawa untuk versi remix Pegasus Fantasy di anime Saint Seiya Omega.

Menurut pernyataan resmi MOJOST, NoB telah menjalani pengobatan intensif sejak didiagnosis delapan tahun lalu. Ia bahkan sempat diprediksi hanya akan bertahan lima tahun. Namun, semangatnya untuk terus bernyanyi membuatnya bertahan lebih lama dari perkiraan.

“Bahkan sehari sebelum wafat, ia masih membicarakan soal aransemen lagu ciptaannya dan panggung tempat ia bisa kembali menyapa para penggemar,” tulis MOJOST dalam pernyataan mereka.

Studio tersebut menegaskan bahwa hingga akhir hayatnya, Nobuo Yamada tetap seorang rock musician. Sosok yang dengan suara dan energinya berhasil memikat penggemar di Jepang dan seluruh dunia, dari konser anime hingga festival musik lintas generasi.

Kehilangan ini menyisakan duka mendalam bagi komunitas anime, tokusatsu, dan dunia musik Jepang. Tapi warisan Nobuo Yamada akan terus hidup lewat lagu-lagu yang telah menandai masa kecil dan kenangan jutaan orang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore