Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 01.45 WIB

Gogeta vs. Vegito, Sejarah Fusion di Dragon Ball yang Selama Ini Disalahpahami

Fusion mantab di Dragobal yang melibatkan Son Goku dan Vegeta. Gabungan dua jagoan itu dikenal dengan Gogeta dan Vegito. (Dragon Ball Fandom) - Image

Fusion mantab di Dragobal yang melibatkan Son Goku dan Vegeta. Gabungan dua jagoan itu dikenal dengan Gogeta dan Vegito. (Dragon Ball Fandom)

JawaPos.com - Sejak pertama kali diperkenalkan dalam Dragon Ball Z, teknik fusion telah menjadi salah satu aspek paling menarik dalam seri ini.

Mulai dari Gotenks hingga dua versi fusion Goku dan Vegeta (dikenal juga Bezita) yakni Gogeta dan Vegito. Perdebatan tentang mana yang lebih kuat terus berlanjut selama bertahun-tahun.

Tapi tahukah kamu bahwa sejarah fusion tidak semudah urutan kemunculannya di anime?

Dilansir dari Screenrant, Vegito pertama kali muncul dalam manga Dragon Ball pada 31 Januari 1995, sedangkan Gogeta debut di layar lebar hanya beberapa bulan setelahnya dalam film Dragon Ball Z: Fusion Reborn pada 4 Maret 1995.

Sejak saat itu, fandom terbagi menjadi dua kubu besar—pendukung Vegito yang lebih dahulu muncul di manga dan pendukung Gogeta yang membuktikan dirinya dengan kemenangan cepat melawan Janemba.

Namun, wawancara dengan Akira Toriyama dalam Dragon Ball Daizenshuu mengungkap fakta mengejutkan. Gogeta sebenarnya dibuat lebih dulu! Toriyama mengaku bahwa dia sempat bingung bagaimana cara menciptakan kekuatan baru setelah Super Saiyan.

Saran dari rekannya, Masakazu Katsura, menginspirasinya untuk memperkenalkan konsep fusion. Saat Fusion Reborn sedang dalam proses produksi, Toriyama melihat ide fusion dalam film tersebut dan akhirnya menciptakan Vegito sebagai versi alternatif yang lebih terikat dengan cerita utama.

Fakta ini membalikkan argumen yang selama ini dipegang oleh para pendukung Vegito. Bahkan, ada bukti bahwa Toriyama awalnya ingin menyebut karakter ini sebagai Gogeta dalam manga sebelum akhirnya menggantinya menjadi Vegito. Jika nama tersebut tidak diubah, sejarah Dragon Ball mungkin akan terasa sangat berbeda!

Terlepas dari popularitasnya, fusion tetap menjadi teknik yang jarang digunakan di Dragon Ball. Setelah perannya dalam Saga Majin Buu, fusion hanya sesekali muncul di Dragon Ball Super, seperti kembalinya Vegito dalam pertarungan melawan Zamasu dan Gogeta yang akhirnya masuk dalam kanon di Dragon Ball Super: Broly.

Meski jarang digunakan oleh Toriyama, fusion tetap menjadi salah satu teknik paling dicintai dalam Dragon Ball. Dibuktikan dengan kehadirannya yang selalu disambut meriah oleh para penggemar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore