Jumpa pers film Dua Surga Dalam Cintaku. (Abdul Rahman)
JawaPos.com-- Film Dua Surga Dalam Cintaku merupakan film yang sangat berkesan bagi sejumlah pemainnya seperti Yuki Kato dan Keira Shabira. Pasalnya, untuk pertama kalinya mereka menjalani syuting di Makkah, Madinah, dan Thaif lewat film yang diadaptasi dari novel karya mendiang Atho Al Rahman dengan judul sama.
Yuki Kato mengaku senang sekali bisa menjalani syuting film Dua Surga Dalam Cintaku di Tanah Suci membuat dirinya dapat melaksanakan ibadah umrah. Menariknya, umrah yang dijalani sejumlah pemainnya bukan curi-curi waktu disela kekosongan aktivitas syuting. Justru ibadah umrah ini seolah menjadi yang utama karena waktu diprioritaskan untuk melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu.
"Sebelum syuting kita umrah dulu. Baru setelah umrah kita mulai syutingnya," ujar Yuki Kato di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (18/3).
Hal senada juga diungkapkan Keira Shabira. Pemeran Husna di film ini juga mengaku senang karena proses syutingnya dilaksanakan di Tanah Suci setelah tuntas melaksanakan ibadah umrah. Film ini pun disebutnya menjadi film yang tidak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.
"Serunya seperti syuting yang lainnya. Cuma menariknya ada syuting di Makkah, Madinah, Tha'if, itu yang menarik. Menariknya karena kita umrah juga sekalian. Dapat ibadahnya, dapat kerjanya juga," ujar Keira Shabira.
Menjalani syuting di Tanah Suci memiliki tantangannya tersendiri. Pasalnya, proses syuting dilaksanakan di tengah keramaian orang-orang melaksanakan ibadah.
"Karena kita mengambil lokasi di tempat orang melaksanakan ibadah, kita syuting disitu kamera nyolong nyolong. Biasanya kan kita pakai kamera yang lengkap," ujarnya.
Untuk membangun chemistry dengan Aliff Ali dan Yuki Kato, tidak ada kesulitan apa pun dialami Keira Shabira. Sebab, dia sudah mengenal keduanya sebelumnya.
"Syutingnya Alhamdulillah lancar ya. Sama Allif sudah kenal sebelumnya, sama Yuki kita pernah syuting bareng. Proses yutingnya nggak ada kesulitan sama sekali," katanya.
Sementara itu, Kiki Nuriswan, sang sutradara, mengatakan bahwa proses syuting film ini sebenarnya sudah selesai beberapa tahun lalu. Awalnya akan ditayangkan pada 2020 namun mendadak pandemi Covid-19 mewabah.
"Ini wasiat almarhum Atho Al Rahman film ini harus ditayangkan. Alhamdulillah akhirnya wasiat beliau dapat terlaksana akan tayang di bioskop mulai 21 Maret," katanya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
