
Ketika kepercayaan dan cinta berbenturan, apakah yang akan dipilih Daniel? (sumber: Les Film Pelleas - Les Film de Pierre)
JawaPos.com - Setelah berhasil meraih penghargaan Palme d'Or, penghargaan puncak di Festival Film Cannes 2023. "Anatomy of a Fall" kini tengah diputar di bioskop, menjanjikan penonton pengalaman tak terlupakan.
Film ini menjadi sorotan karena menyajikan misteri pembunuhan yang memukau, namun sebenarnya mengungkap anatomi forensik dari suatu pernikahan.
Kisahnya memaparkan peradilan seorang istri yang dituduh membunuh suaminya, menggambarkan dramatisasi yang memikat.
Dilansir dari media abcnews, Kamis (16/11), berikut ulasannya.
Pentas akting Sandra Hüller, yang sebelumnya mencuri perhatian lewat "Toni Erdmann," kembali menakjubkan.
Dalam "Anatomy of a Fall," dia memancarkan kegemilangan melalui penampilan dramatisnya, membuatnya menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar Aktris Terbaik di Oscar.
Ketajaman perannya semakin mengesankan, mengingat kebrilianan Sandra sebagai istri Jerman, Samuel, dan ibu dari Daniel, anak berusia 11 tahun yang kehilangan sebagian penglihatannya akibat kecelakaan di bawah pengawasan ayahnya yang berasal dari Prancis, yakni Samuel Theis.
Berlokasi di sebuah chalet di Pegunungan Alpen Prancis, tempat tinggal keluarga tersebut setelah bermigrasi dari London, film ini mengungkapkan ketegangan antara pasangan suami istri dimana keduanya merupakan penulis yang menggali detail kehidupan pribadi mereka untuk karya.
Di lantai bawah, Sandra tengah diwawancarai oleh seorang jurnalis, sementara di lantai atas, Samuel menciptakan suasana dengan memainkan sampul baja dari lagu "PIMP" karya 50 Cent.
Momen wawancara terputus ketika Sandra beristirahat untuk tidur siang, sementara putranya bersama dengan anjingnya, Snoop, border collie yang pintar dan memenangkan penghargaan di Cannes atas penampilan terbaiknya dalam kategori hewan.
Saat kembali ke chalet, Daniel dan Snoop menemukan tubuh berdarah Samuel di salju. Misteri pun muncul: apakah dia jatuh hingga tewas dari lantai atas, didorong, atau bahkan melakukan bunuh diri?
Justine Triet, sutradara yang mengarahkan tarian penuh kecerdasan pedas dan kejutan gravitasi ini, secara brilian menggambarkan ketiga kemungkinan serta segala nuansa seksual dan psikologis yang terkandung di dalamnya.
Film ini tidak hanya mengungkapkan realitas perselingkuhan dan keterbatasan biseksual seorang ibu, tetapi juga menyibak bias gender yang mungkin muncul ketika seorang wanita menghadapi keputusan sulit.
Keputusan penyutradaraan yang diambil oleh Triet terasa sangat tepat, mulai dari visual yang kuat yang diabadikan oleh Simon Beaufils, penyuntingan tajam yang dikerjakan oleh Laurent Sénéchal, hingga catatan anggun yang meresapi setiap pertunjukan.
Keterlibatan Triet dalam penulisan naskah yang berani, bersama dengan Arthur Harari, mitra seni dan kehidupannya, juga memainkan peran penting dalam membentuk keberhasilan film ini.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
