
Good Morning Everyone kembali rilis single baru berjudul Secepat Mungkin.
JawaPos.com - Grup musik Good Morning Everyone (GME) punya cara untuk memikat hati para pendengar setia musik mereka. Setelah sukses mencuri hati publik lewat beberapa single seperti Move On, Friendzone, dan Tunggu Aku, kini mereka mencoba kembali memanjakan telinga pendengarnya lewat sebuah single baru yang diberi tajuk, Secepat Mungkin.
Masih memilih tema tentang kasih sayang, secara lirik, single ini mengambil sudut pandang tentang refleksi kepedulian seseorang terhadap orang yang disayanginya. Dikatakan oleh Yuli, Gitaris sekaligus penulis lagu Secepat Mungkin ini mengisahkan tentang seseorang yang tidak tega melihat orang yang disayanginya sedih.
"Lagu ini sendiri terinspirasi dari istri dan ibu saya. Ya, karena bagi saya mereka adalah sosok yang sangat amat berjasa. Jadi, sebenarnya lagu ini bercerita tentang seseorang yang nggak tega melihat orang yang disayanginya itu sedih. Kemudian si orang ini mencoba menenangkan orang yang dicintai itu, bahwa tenang saja, jangan sedih, karena disini ada aku," kata Yuli seperti rilis yang diterima JawaPos.com, Minggu (25/11).
Berbeda dengan karya-karya GME sebelumnya, single Secepat Mungkin justru disajikan dalam nuansa 90-an yang kuat. Grup musik yang beranggotakan Yuli (Gitar), Ichsan (Vocal), Daniel (Gitar), Dhani (Bassist) dan Erwin, (Keyboard), sepakat bahwa single ini memang terinspirasi dari musisi tahun 90-an.
"Sebenarnya bukan karena ingin mengikuti zaman. Sejujurnya GME sendiri memang band yang tumbuh bersama musik 90-an. Kita memang suka dengan musik era 90-an. Jadi, bisa dibilang ini adalah bentuk karya yang jujur yang kami berikan. Bukan berarti karena sekarang ini 90's lagi hype terus kita ikut-ikutan gitu nggak," kata Yuli.
"Sampai music video dirilis pun, beberapa netizen yang berkomentar kita ini mirip Sheila on 7 lah, penerus nya Sheila on 7 lah dan masih banyak lagi. Kita hanya mengamini jika di sandingkan dengan band legenda seperti Sheila on 7. Tapi yang jelas, kami dan Sheila On 7 mempunyai ciri khas masing-masing," Ujar imam selaku founder Sswila Music.
Namun, GME menegaskan bahwa musik mereka bukan berarti ikut-ikutan terhadap trend yang terjadi saat ini, dimana musik-musik era-90an tengah naik daun. Pemilihan nuansa tersebut dikarenakan tak bisa dipungkiri bahwa GME adalah band yang besar dari musik-musik 90-an.
"Jadi, ini semacam bentuk apresiasi terhadap para seniman terdahulu sekaligus refleksi karya yang lebih jujur dari Good Morning Everyone," tukas Yuli.
Untuk mastering sendiri, Good Morning Everyone Sterling Sound, New York, Amerika Serikat dengan balutan si tangan dingin, Randy Merrill yang pernah bekerja untuk Justin Bieber, Adele, Lady Gaga, dan Mark Ronson sebagai sound engineer. Secepat Mungkin kini sudah bisa secara resmi didapatkan pada semua platform pemutar musik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
