Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2017 | 02.20 WIB

NDX AKA Bikin Prambanan Jazz Mendadak Dangdut

NDX AKA di Prambanan Jazz Festival 2017 hari ketiga, Minggu (20/8). - Image

NDX AKA di Prambanan Jazz Festival 2017 hari ketiga, Minggu (20/8).


JawaPos.com - Gelaran Prambanan Jazz Festival 2017 hari ketiga mulai bergulir sore ini, Minggu (20/8). Salah satu penampil yang mencuri perhatian penonton adalah NDX AKA.


Grup lokal yang mengusung musik hip-hop dangdut ini berhasil mengubah suasanan sore di kawasan Candi Prambanan, Jogjakarta. Penonton dibuat bergoyang lantaran musik dangdut yang dibawakan.


Meski sempat terlambat naik panggung, NDX AKA disambut meriah oleh ribuan massa. Semua menyoraki Yonanda Frisna Damara (21) dan Fajar Ari (22) saat muncul dengan menyajikan Mars ala NDX AKA.


"Selamat sore Jogjakarta," kata Yonanda Frisna Damara menyapa penonton Prambanan Jazz Festival 2017.


Tidak perlu menunggu lama, superhits milik NDX AKA berjudul Sayang langsung dibawakan di awal. Lagu yang sudah terkenal, bahkan dicover oleh Via Vallen itu diikuti nyanyian oleh pengunjung. Selain bernyanyi, barisan depan penonton juga tampak seru bergoyang mengikuti irama dangdut ala NDX AKA.


"Kami langsung bawain Sayang buat Jogjakarta, mana suaranya," ucapnya.


Joget masal berlanjut saat dua lagu lain dibawakan NDX AKA. Yakni berjudul Kimcil Kepolen, dan Ditinggal Rabi. Kedua penyanyi ini menunjukkan keahlian dalam melantunkan bait-bait berbahasa Jawa. Pada bagian reff giliran penonton yang ikut bernyanyi.


NDX AKA merupakan idola baru panggung musik di Jogjakarta saat ini. Nama grup tersebut diambil dari gabungan ND adalah nada, dan X berasal dari kata extreme. Uniknya, kedua personel ini dulunya adalah pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan di kawasan Imogiri, Jogjakarta.


NDX AKA mantap memilih dangdut sebagai musik yang diusung. Mereka menggabungkan musik asli Indonesia ini dengan gaya bernyanyi seorang rapper.


Pada bagian lirik, NDX AKA menggunakan bahasa Jawa. Fajar dan Yonanda menulis lagu sederhana yang semua terinspirasi dari pahitnya kisah cinta mereka. Keduanya kerap ditinggal kekasih karena alasan tidak punya duit dan tampang yang pas-pasan.


NDX AKA mulai menyebarluaskan lagu-lagu yang dibuat mulai 11 September 2011. Dari sana mereka membuka akses kepada publik untuk bisa mendengar dan mengunduh lagu-lagu secara gratis. Popularitas NDX AKA semakin dikenal pada 2014 saat merilis video bertajuk Bojoku Digondol Bojone di situs YouTube. (ded)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore