Oscar Piastri dan Lando Norris (Dok. Instagram @mclaren)
JawaPos.com – Pertarungan internal antara dua pembalap McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, diprediksi akan semakin memanas sepanjang musim 2025.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (14/7), keduanya kini berada di puncak klasemen pembalap Formula 1, unggul atas juara bertahan Max Verstappen.
Ketegangan terbaru muncul di Grand Prix Inggris, di mana Piastri harus menerima penalti waktu 10 detik yang membuatnya kalah dari Norris. Meski meminta tim untuk menukar posisi kembali, McLaren menolak permintaan itu.
Baca Juga: Start dari Posisi 10, Pecco Bagnaia Manfaatkan Kekacauan dan Raih Podium di MotoGP Jerman 2025
Billy Monger menegaskan bahwa situasi ini akan semakin berkembang saat musim berjalan. Menurutnya, pertarungan perebutan gelar dunia membuat setiap poin menjadi sangat berharga, dan kehilangan tujuh poin di Silverstone terasa menyakitkan bagi Piastri.
Monger memperkirakan, dengan semakin sengitnya persaingan, gesekan antarpembalap dalam tim akan menjadi tak terhindarkan. Tekanan demi tekanan akan menguji kebijakan McLaren soal 'aturan Pepaya' yang membebaskan keduanya bertarung.
David Coulthard juga menyuarakan kekhawatirannya terhadap situasi yang mulai tidak nyaman di garasi McLaren. Ia menyayangkan bahwa kemenangan tim justru diwarnai perdebatan tentang siapa yang lebih layak berada di posisi teratas.
Meski mengakui penampilan Norris luar biasa, Coulthard mengingatkan bahwa ketegangan semacam ini bisa berdampak pada dinamika tim secara keseluruhan. Ia pun menyebut bahwa momen-momen krusial akan terus datang dalam balapan-balapan berikutnya.
Sementara itu, CEO McLaren Zak Brown menegaskan bahwa timnya tetap akan membiarkan kedua pembalap bertarung secara terbuka.
Brown mengaku sudah belajar dari insiden di Grand Prix Kanada sebelumnya dan yakin Piastri serta Norris tahu batas dan aturan main yang ada.
McLaren akan membiarkan mereka bersaing secara fair, keras, namun bersih. Zak juga menyebut bahwa jika ada konfrontasi besar, kemungkinan itu akan terjadi pada akhir musim di Abu Dhabi.
Oscar Piastri saat ini unggul delapan poin dari Lando Norris di puncak klasemen pembalap F1 2025.
Namun, Piastri meninggalkan Silverstone dengan rasa kecewa karena merasa penalti yang dijatuhkan tidak adil. Ia gagal memperbesar keunggulannya dan harus menerima posisi kedua.
Dengan situasi yang semakin panas, McLaren akan terus menjadi sorotan sebagai tim dengan dua pembalap elit yang sama-sama memburu gelar dunia.
Baca Juga: Fabio Quartararo Ungkap Kekecewaan Atas Kecepatan Balap Yamaha Usai GP Jerman 2025 di Sachsenring

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
