
Evakuasi longsor yang terjadi di Underpass Parimeter Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (5/2) malam
JawaPos.com - Insiden ambrolnya tembok underpass Jalan Perimeter menuju Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/2) menyebabkan dua orang di dalam mobil Honda Brio tertimbun. Selama hampir 12 jam proses evakuasi dilakukan petugas gabungan untuk mengeluarkan korban dari timbunan tanah.
Namun, nyawa Dianti tidak bisa diselamatkan. Sedangkan Mutmainah langsung dilarikan di RS Siloam, Tangerang, Selasa (6/2). Hingga kini belum diketahui penyebab amrbuknya tembok perimeter tersebut.
Kapolres Bandara Soeta, Kombes Ahmad Yusep mengatakan sampai saat ini polisi belum bisa memastikan apakah akan ada tersangka dari peristiwa tersebut. Hingga kini, kata Yusep, polisi terus melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti insiden yang menewaskan satu orang itu. "Belum (masih diselidiki)," kata Yusep saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (6/2).
Pihak kepolisian akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna untuk mengetahui penyebab sebenarnya yang yang terjadi. "Saat ini kami sedang bekerjasama dengan Puslabfor, untuk mengungkap perustuwa kemarin sore. Kami berusaha mengulang kembali kejadian itu," kata pungkas dia.
Sementara itu, kondisi terkini korban longsor di jalur Perimeter Selatan Underpass Bandara Soekarno Hatta, Mukhmainah, mulai membaik. Wanita 25 tahun itu selamat usai tertimbun material longsor selama 12 jam lebih.
Pantauan JawaPos.com di RS Siloam, Tangerang, Selasa (6/2), wanita yang akrab disapa Ina itu masih mendapat perawatan intensif dari tim dokter Rumah Sakit Siloam. Sejumlah awak media pun masih menunggu keterangan langsung dari Ina.
Ayah Ina, Syamsudin, 55, menuturkan bahwa putrinya saat ini dalam keadaan yang lebih baik ketimbang saat berhasil dievakuasi pagi tadi. "Alhamdulilah Ina dalam keadaan lebih baik sejak mendapat perawatan," katanya kepada JawaPos.com.
"Ina hanya mengaku kakinya kram sampai saat ini. Mungkin karena kelamaan duduk dan tertindih longsoran kali yaa," sambung Syamsudin.
Dia juga menjelaskan bahwa pihak dokter tidak berbicara akan adanya kemungkinan tindakan yang lebih seperti operasi. "Tidak ada tindakan itu (operasi). Alhamdulilah hasil CT Scan menunjukan kabar baik, tidak perlu adanya tindakan operasi," pungkas Syamsudin.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
