
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno
JawaPos.com - Meski di undang-undang menyebut pergantian pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru dapat dilakukan enam bulan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno bertugas, namun hal itu tidak berlaku secara kaku.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, suatu birokrasi sudah dapat dirombak sejak gubernur dan wagub setelah dilantik. Sebab, dengan pelantikan menandakan pejabat tersebut memiliki wewenang penuh terhadap pemerintahan atau 'kabinet' yang dipimpinnya.
"Jadi dia pejabat yang berwenang, selama dia sudah dilantik, kapan pun itu bisa, bisa melakukan rotasi. Karena dia pejabat yang diberi wewenang untuk melakukan perombakan birokrasi," kata Ujang kepada JawaPos.com, Selasa (31/10).
Ujang mengingatkan, kendati boleh merombak tidak boleh dilakukan seenaknya. Terlebih lagi dalam hal penurunan jabatan (demosi), seperti misalnya terhadap kepala-kepala dinas. "Misalkan kepala dinas diturunkan jadi di kecamatan atau di kelurahan. Nah, ini birokrasi jadi rusak. Gak boleh," tukasnya.
Sejauh ini pengamat politik dari Universitas Al-Azhar itu meyakini Anies-Sandi tidak akan mengganti pejabat di Pemprov DKI secara sepihak. Sebab, seorang Anies yang berpendidikan doktor dan akademisi pasti mampu memahami cara kerja birokrasi.
"Saya rasa Pak Anies dan Pak Sandi akan melakukan perombakan, tapi melihat loyalitas dari pegawainya mungkin. Saya rasa seharusnya paham itu," terang Ujang.
Selaras dengan Ujang, Anies menyebut bahwa akan melakukan perubahan SKPD berdasarkan kinerja masing-masing kepala. Namun, dia juga mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menentukan hal tersebut.
"Kita semua me-review berdasarkan kinerja. Kita akan liat target-target yang sudah dicanangkan dan bagaimana capaiannya. Masalah-masalah yang dimiliki dan bagaimana terobosannya. Baru sesudah itu kita bicara personalia. Kita jgn buru-buru langsung personalia. Kita semua orientasinya adalah kinerja," ungkap Anies, Senin (30/10).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
