Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Oktober 2017 | 20.00 WIB

Pengamat Sebut Tak Masalah Anies-Sandi Rombak "Kabinet" DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno - Image

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno

JawaPos.com - Meski di undang-undang menyebut pergantian pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru dapat dilakukan enam bulan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno bertugas, namun hal itu tidak berlaku secara kaku.


Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, suatu birokrasi sudah dapat dirombak sejak gubernur dan wagub setelah dilantik. Sebab, dengan pelantikan menandakan pejabat tersebut memiliki wewenang penuh terhadap pemerintahan atau 'kabinet' yang dipimpinnya.


"Jadi dia pejabat yang berwenang, selama dia sudah dilantik, kapan pun itu bisa, bisa melakukan rotasi. Karena dia pejabat yang diberi wewenang untuk melakukan perombakan birokrasi," kata Ujang kepada JawaPos.com, Selasa (31/10).


Ujang mengingatkan, kendati boleh merombak tidak boleh dilakukan seenaknya. Terlebih lagi dalam hal penurunan jabatan (demosi), seperti misalnya terhadap kepala-kepala dinas. "Misalkan kepala dinas diturunkan jadi di kecamatan atau di kelurahan. Nah, ini birokrasi jadi rusak. Gak boleh," tukasnya.


Sejauh ini pengamat politik dari Universitas Al-Azhar itu meyakini Anies-Sandi tidak akan mengganti pejabat di Pemprov DKI secara sepihak. Sebab, seorang Anies yang berpendidikan doktor dan akademisi pasti mampu memahami cara kerja birokrasi.


"Saya rasa Pak Anies dan Pak Sandi akan melakukan perombakan, tapi melihat loyalitas dari pegawainya mungkin. Saya rasa seharusnya paham itu," terang Ujang.


Selaras dengan Ujang, Anies menyebut bahwa akan melakukan perubahan SKPD berdasarkan kinerja masing-masing kepala. Namun, dia juga mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menentukan hal tersebut.


"Kita semua me-review berdasarkan kinerja. Kita akan liat target-target yang sudah dicanangkan dan bagaimana capaiannya. Masalah-masalah yang dimiliki dan bagaimana terobosannya. Baru sesudah itu kita bicara personalia. Kita jgn buru-buru langsung personalia. Kita semua orientasinya adalah kinerja," ungkap Anies, Senin (30/10).

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore