
Basuki Tjahaja Purnama saat menemui warga Jakarta di Rumah Lembang.
JawaPos.com - Terdakwa dugaan kasus penodaan agama Islam, Basuki Tjahaja Purnama bingung dengan pemberitaan yang mengatakan dia tidak menghormati dan berusaha mengancam Ketua MUI Ma'ruf Amin.
"Ini kalau politik pilkada jadi sadis ya. Ini (Ma'ruf Amin) orang tua. Ini Pak Kiai. PBNU lagi. Selama ini NU kan yang bela saya," ucapnya usai blusukan di Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/2).
Pria yang karib disapa Ahok itu juga mengklaim, kehadiran Ma'ruf di persidangan adalah kehendak jaksa. Bukan keinginannya. Begitu pun soal tudingan bahwa dia bakal mempolisikan Rais 'Aam PBNU tersebut. Menurutnya, kabar itu tidak benar. "Yang saya mau laporkan itu saksi pelapor. Saksi pelapor yang mau kita laporin," imbuhnya.
Untuk tudingan tidak menghormati kiai dalam sidang, Ahok mengaku bahwa di dalam hukum semua orang memiliki status yang sama. Jika sebagai saksi, maka dipanggilnya adalah saudara saksi. Bukan dengan sebuatan nama dan jabatannya. "Kalau kita ketemu Pak Kiai ya kita hormat dong. Apa lagi orang NU lagi. Cuma dalam sidang, kita enggak manggil kiai. Manggilnya saudara saksi. Itu diplesetkan enggak hormatin kiai," sesalnya. (uya/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
