
Kebakaran di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (19/1).
JawaPos.com - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Subejo mengatakan bahwa pemadaman api di Pasar Senen bergantung pada kapasitas air. Diakuinya bahwa kawasan padat tersebut minim air, sehingga petugas kesulitan memadamkan api.
Bila persediaan air tercukupi, katanya, maka pemadaman akan lebih cepat. Namun, hingga kini pihaknya belum bisa memprediksi kapan pastinya api bisa dijinakkan.
"Tapi biasanya cepat kalau airnya cukup. Kalau airnya terkendala karena lalu lintas padat atau kendala unit yang harus diganti bisa tambah lama lagi," tuturnya di lokasi, Kamis (19/1).
Karena jauh dari sumber air, pihaknya mengambil air dari beberapa lokasi di sana, seperti kolam renang Gelanggang Olahraga Senen, juga dari kali yang tak jauh dari lokasi. "Dari kali Lio, kolam renang, dan tambah dari Kwitang sebelah markas Marinir. Dan itu terhambat karena lalu lintas sangat padat," ucapnya.
Sejauh ini, lanjutnya, jumlah air masih memadai untuk memadamkan api. "Kita buat jalur baru dari Kwitang. Pasokan air sudah mulai membaik. Jadi nanti kalau tidak ada kendala di air mungkin bisa lebih cepat pemadaman," terangnya. (elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
