Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2018 | 23.16 WIB

Saat Kejadian, Korban Longsor Soetta Ternyata Sedang Berpuasa

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan. - Image

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan.

JawaPos.com - Mukhmainnah, korban selamat insiden longsornya Underpass jalur Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam, Karawaci, Tangerang. Hingga sore ini kondisi wanita 25 tahun itu terus membaik.


Pantauan JawaPos.com di lokasi, Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan terlihat datang menjenguk korban. "Sebagai bentuk simpati saja. Dia kan warga kami, tinggalnya di Kota Tangerang, jadi ini bentuk kepedulian kami dari Polres Metro Tangerang," jelasnya kepada wartawan di RS Siloam, Karawaci, Tangerang, Selasa (6/2).


"Kita ikuti kasus ini, kejadiannya memang di bawah pengawasan Polres Bandara, namun kita pantau terus. Untuk korban meninggal juga sudah kita kawal hingga ke Kota Serang tadi. Nah ini gantian kita jenguk mba Ina (sapaan Mukhmainnah)," jelas perwira melati tiga itu.


Dia memberikan gambaran bahwa kondisi korban sudah semakin membaik. "Alhamdulilah kita lihat dan kita doakan semoga semakin membaik. Tadi dia juga menangis saat menceritakan. Artinya apa? Kalau sudah bisa memberi respons emosional itu merupakan tanda bahwa dia sudah dalam keadan baik dan sadar," tutur Harry.


Harry menambahkan, kedua korban yang mengalami insiden nahas tersebut dalam keadaan berpuasa. "Itu mba Ina dan kawannya almarhumah mba Putri saat kejadian keduanya dalam keadaan berpuasa dan belum sempat buka puasa. Kita doakan yang terbaik untuknya ya," pungkas Harry.


Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil berisikan dua orang wanita tertimbun longsor di Underpass jalur Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin sore kemarin (6/2). Evakuasinya pun berlangsung dramatis.


Sebab, Tim SAR kesulitan untuk mengeluarkan korban yang berada di dalam mobil. Kesulitan terbesar dalam proses evakuasi ialah material longsor dan tanah yang begitu pekat.


Satu korban bernama Dianti Diah Ayu Cahyani Putri berhasil dikeluarkan dalam mobil oleh Tim SAR sekitar pukul 03.14 WIB. Dia pun langsung dibawa ke RSUD Tanggerang lalu dirujuk ke RS Mayapada. Namun sayangnya, setelah dilakukan observasi, Putri meninggal dunia lantaran mengalami patah tulang besar di paha, traumatik leher, nafas dan detak jantung tidak stabil.


Sementara satu lagi bernama Mukhmainna baru berhasil dikeluarkan sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Terlihat korbam mengalami luka di bagian tangan kanan dan paha kananya. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam, Karawaci, Tangerang.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore